DPRD Seruyan Ingatkan Proyek Jalan dan Jembatan Jangan Asal Jadi, Pengawasan Harus Ketat

M. Rifani Dewantara • Dipublikasikan Selasa, 27 Oktober 2026 | 19:43 WIB

 

PENTINGNYA PENGAWASAN: Ketua DPRD Seruyan Zuli Eko Prasetyo saat ditemui di Kantor DPRD Seruyan. Selasa (27/10/2026). FOTO: RIFANI/RADAR SAMPIT
PENTINGNYA PENGAWASAN: Ketua DPRD Seruyan Zuli Eko Prasetyo saat ditemui di Kantor DPRD Seruyan. Selasa (27/10/2026). FOTO: RIFANI/RADAR SAMPIT

 

KUALA PEMBUANG, Radarsampit.jawapos.com – DPRD Kabupaten Seruyan mendukung pembangunan jalan dan jembatan di dalam Kota Kuala Pembuang.

Namun, pelaksanaan proyek yang telah disepakati dalam APBD itu harus dibarengi pengawasan ketat agar hasilnya sesuai standar dan berkualitas.

Ketua DPRD Seruyan Zuli Eko Prasetyo mengatakan, pembangunan yang telah disepakati bersama dan ditetapkan melalui peraturan daerah (perda) APBD harus dilaksanakan pemerintah daerah melalui dinas teknis terkait, termasuk Dinas Pekerjaan Umum (PU).

Baca Juga: Bupati Lamandau Dorong Keterbukaan Informasi Publik

Menurutnya, proyek infrastruktur tersebut merupakan bagian dari kesepakatan antara pemerintah daerah dan DPRD. Karena itu, pelaksanaannya perlu dipastikan berjalan sesuai perencanaan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kalau sudah kita sepakati dan menjadi perda APBD, ya harus dilaksanakan. Kami berterima kasih ketika pemerintah daerah melalui dinas terkait menjalankan kegiatan yang sudah disepakati tersebut,” katanya, Selasa (27/10/2026).

Meski mendukung pembangunan tersebut, Zuli Eko menegaskan bahwa keberhasilan proyek tidak hanya diukur dari penyelesaian pekerjaan. Pengawasan di lapangan juga penting untuk memastikan setiap tahapan pembangunan berjalan sesuai standar operasional prosedur (SOP).

Baca Juga: Satpol PP Kotawaringin Barat Tertibkan Pedagang di Atas Trotoar

“Sekarang tinggal pengawasannya, apakah pelaksanaannya sudah sesuai SOP. Itu yang harus diperhatikan agar hasilnya benar-benar berkualitas,” tegasnya.

Politikus PDI Perjuangan itu berharap, pembangunan jalan dan jembatan di Kuala Pembuang tidak hanya selesai secara administratif, tetapi juga memiliki kualitas yang baik dan dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang.

“Pengawasan yang optimal diperlukan agar anggaran daerah yang telah dialokasikan benar-benar menghasilkan pembangunan sesuai perencanaan dan kebutuhan masyarakat,” tandasnya. (rdw/fm)

 

Editor : Farid Mahliyannor
seruyan DPRD infrastruktur legislatif proyek