Yth. Bupati Kotawaringin Timur
Bapak H. Halikinnor
Assalamu 'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Salam sejahtera untuk Bapak Bupati dan seluruh jajaran pemerintahan Kotawaringin Timur di tempat.
Saya berharap Bapak Bupati selalu sehat walafiat dan dapat terus memimpin Kotawaringin Timur menjadi daerah yang semakin maju. Perkenalkan, nama saya Whindy. Melalui kesempatan ini, saya ingin menyampaikan pandangan sekaligus ide saya mengenai masa depan Kotawaringin Timur.
Saat ini, masyarakat Kotawaringin Timur sangat bergantung pada kendaraan pribadi. Hal ini dikarenakan fasilitas transportasi umum di Kotawaringin Timur masih terbatas. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pada tahun 2025, jumlah kendaraan bermotor (dalam kategori ini terdiri dari mobil penumpang, bus, truk, dan sepeda motor) di Kabupaten Kotawaringin Timur mencapai 392.460 unit dan didominasi oleh sepeda motor sebanyak 339.508 unit.
Sedangkan pada tahun 2024, jumlah kendaraan bermotor di Kotawaringin Timur mencapai 369.598 unit dan didominasi oleh sepeda motor sebanyak 319.957 unit. Data tersebut menunjukkan adanya peningkatan sebesar 6,19 persen untuk kendaraan bermotor. Di sisi lain, keterbatasan transportasi umum membuat masyarakat lebih memilih menggunakan kendaraan pribadi untuk bepergian.
Kondisi tersebut jika dibiarkan, dapat menyebabkan polusi udara, kepadatan lalu lintas, serta kerusakan jalan akibat tingginya aktivitas kendaraan dalam kota. Bahkan, beberapa ruas jalan di Sampit mengalami kerusakan karena sering dilalui kendaraan besar dan padatnya aktivitas transportasi. Oleh karena itu, Kotawaringin Timur memerlukan transportasi umum modern yang nyaman, terjangkau, dan mudah diakses oleh masyarakat.
Berdasarkan permasalahan tersebut dan pengamatan saya selama di Jakarta, hadirlah inovasi Samibus (Sampit Mini Bus), sebuah moda transportasi umum yang terinspirasi dari Mikrotrans. Mikrotrans umumnya tetap menggunakan bensin, akan tetapi Samibus dapat berbentuk kendaraan listrik.
Mikrotrans di Jakarta memiliki tarif Rp0 dengan subsidi penuh dari pemerintah DKI Jakarta. Akan tetapi, Samibus dapat bertarif Rp2.000 - Rp5.000 dengan pertimbangan dapat membantu meningkatkan perekonomian Kotawaringin Timur. Samibus juga tidak membutuhkan halte seperti halte bus pada umumnya, halte SAMIBUS cukup berbentuk palang bergambar mini bus yang ditempatkan di beberapa titik tertentu. Sistemnya, pengemudi Samibus akan berhenti pada setiap palang untuk menaikkan dan menurunkan penumpang.
Samibus direncanakan memiliki dua rute. Rute Samibus akan melewati beberapa titik strategis di Kota Sampit. Rute pertama melewati Pelabuhan Sampit – Pasar PPM – SMP Negeri 1 Sampit – SMA Negeri 1 Sampit – Taman Kota Sampit. Untuk rute kedua, Samibus akan melayani wilayah Baamang dengan melewati beberapa titik penting seperti Pasar Keramat – SMA Negeri 2 Sampit – Pasar Al Kamal – Stadion 29 Nopember Sampit.
Dengan adanya dua rute tersebut, masyarakat di berbagai wilayah dapat lebih mudah mengakses transportasi umum untuk melakukan aktivitas sehari-hari.
Dengan adanya Samibus, polusi udara di kota Sampit dapat berkurang karena masyarakat dapat mulai beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi umum. Selain itu, masyarakat akan lebih mudah bepergian ke sekolah, tempat kerja, maupun tempat wisata dengan biaya yang terjangkau.
Kehadiran Samibus juga dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah. Akses menuju pasar, pusat UMKM, dan tempat wisata akan menjadi lebih mudah sehingga aktivitas jual beli masyarakat dapat meningkat dan perekonomian daerah dapat berkembang. Pariwisata di Kotawaringin Timur juga berpotensi berkembang karena wisatawan lebih mudah mengunjungi berbagai tempat wisata di kota Sampit.
Saya berharap suara hati saya sebagai generasi muda kotawaringin Timur dapat didengar oleh Bapak Bupati. Saya ingin melihat daerah saya berkembang menjadi kota yang lebih maju, modern, nyaman, serta memiliki transportasi umum yang baik dan ramah lingkungan. Melalui Samibus, saya berharap polusi udara dapat berkurang, aktivitas masyarakat menjadi lebih mudah, serta perekonomian dan pariwisata di Kotawaringin Timur dapat terus berkembang sehingga kesejahteraan masyarakat semakin meningkat.
Terima kasih kepada Bapak Bupati karena telah memimpin Kotawaringin Timur dengan baik. Demikian yang dapat saya sampaikan.
Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Hormat saya,
Whindy
(Siswa SMA Negeri 1 Sampit)
Catatan redaksi: Rubrik ini dirancang sebagai ruang aspirasi, gagasan, dan suara hati pelajar untuk pemerintah daerah, khususnya Bupati Kotawaringin Timur. Surat terbuka ini berisi tentang pendidikan, sosial, ekonomi, budaya, lingkungan, kesehatan, teknologi, fasilitas publik, hingga mimpi para pelajar terhadap masa depan Kotawaringin Timur.
Editor : Heru Prayitno