Jadwal Porprov Kalteng Belum Pasti

Koko Sulistyo • Dipublikasikan Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:05 WIB
Kadispora Kobar meninjau progres pembangunan lapangan di Sport Center Pangkalan Bun, belum lama ini.   (Dispora Kobar/Radar Sampit)
Kadispora Kobar meninjau progres pembangunan lapangan di Sport Center Pangkalan Bun, belum lama ini.   (Dispora Kobar/Radar Sampit) 

 

PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com – Jadwal pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) XIII Tahun 2026 hingga kini belum dipastikan. Ketidakjelasan tersebut membuat sejumlah kontingen, termasuk Kotawaringin Barat (Kobar), menyesuaikan program latihan atlet sambil menunggu keputusan resmi pemerintah provinsi.

Ketua Harian KONI Kalteng M. Hasanuddin Noor menegaskan, pihaknya tetap berkomitmen agar Porprov XIII dapat terlaksana tahun ini. Namun, pelaksanaannya masih menunggu arahan Gubernur Kalteng Agustiar Sabran.

“Insyaallah tetap digelar pada tahun ini, tapi masih menunggu arahan Gubernur Kalimantan Tengah,” tegasnya.

Sebelumnya, Agustiar Sabran sempat menyampaikan wacana pelaksanaan Porprov XIII pada November 2026. Namun, hingga kini belum ada keputusan resmi mengenai tanggal pertandingan. Sementara itu, beredar kabar bahwa ajang olahraga tingkat provinsi tersebut akan diundur hingga awal Desember 2026.

Ketidakpastian jadwal berdampak pada persiapan kontingen daerah. Pengurus cabang olahraga (cabor) dan pelatih harus mengevaluasi program latihan agar kondisi fisik, teknik, dan mental atlet tetap terjaga tanpa memicu kelelahan maupun kejenuhan.

Dampak tersebut juga dirasakan Kontingen Kobar. Ketua Harian KONI Kobar Arif Asrofi mengatakan, pihaknya memilih menunggu informasi resmi dari Gubernur Kalteng maupun KONI Provinsi agar persiapan kontingen dapat berjalan lebih terarah.

“Kami masih menunggu informasi resmi agar persiapan kontingen Kobar dapat berjalan lebih terarah,” ucapnya.

Sambil menunggu kepastian, KONI Kobar memutuskan menjeda sementara program training center (TC) atau pemusatan latihan bagi para atlet. Selama masa jeda, atlet kembali menjalani latihan reguler untuk menjaga kebugaran dan kemampuan teknis.

Penyesuaian tersebut juga menjadi tantangan bagi pelatih. Mereka harus mengatur intensitas dan durasi latihan agar performa atlet tetap terjaga, sekaligus mempertimbangkan keterbatasan waktu persiapan dan potensi pembengkakan anggaran akibat perubahan jadwal.

Pengamat olahraga Yusro Arodi menilai, ketidakpastian jadwal berpotensi menurunkan motivasi dan kesiapan bertanding atlet jika tidak segera diselesaikan. Menurutnya, kepastian tanggal pertandingan menjadi acuan penting bagi atlet dan pelatih dalam menyusun program persiapan.

“Kepastian tanggal pertandingan adalah kompas utama bagi atlet, sehingga tanpa target waktu yang jelas, konsistensi latihan yang telah dibangun berbulan-bulan terancam sia-sia dan memicu kejenuhan massal,” pungkasnya. (tyo/yit)

 

Editor : Heru Prayitno
Porprov Kalteng kotawaringin barat