SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Kepanikan terjadi di perairan Muara Sungai Mentaya, Desa Ujung Pandaran, Kecamatan Teluk Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kamis (24/9) pagi.
KLM Berkat Usaha yang membawa puluhan tenaga kerja bongkar muat (TKBM) mengalami kebocoran hingga nyaris tenggelam.
Sedikitnya 38 TKBM berada di dalam kapal saat insiden terjadi. Mereka diketahui dalam perjalanan dari Sampit menuju Muara Sampit untuk melakukan aktivitas bongkar muat di kawasan tersebut.
Baca Juga: Kapal Bawa TKBM Sampit Karam di Muara Sungai Mentaya, Sejumlah Korban Diselamatkan Nelayan
Situasi berubah mencekam ketika air mulai masuk ke dalam kapal. Kondisi tersebut membuat awak kapal dan seluruh TKBM menghadapi situasi darurat di tengah perairan.
Beruntung, kebocoran kapal diketahui dengan cepat. Petugas bersama sejumlah nelayan yang berada di sekitar lokasi langsung memberikan pertolongan dan mengevakuasi para TKBM dari kapal.
“Benar. Ada kapal ikan tenggelam saat membawa puluhan TKBM. Alhamdulillah, para penumpang dan awak kapal dalam keadaan selamat tanpa mengalami luka,” kata seorang warga Kecamatan Pulau Hanaut yang meminta namanya tidak disebutkan.
Proses evakuasi turut mendapat bantuan personel TNI Angkatan Laut bersama petugas gabungan lainnya. Seluruh TKBM kemudian dibawa menuju Pelabuhan TPI Sungai Ijum atau Pelingkau untuk memastikan mereka berada di tempat aman.
Sementara itu, KLM Berkat Usaha hingga Kamis siang masih dilaporkan berada dalam kondisi kandas di kawasan Gosong Muara Teluk Sampit.
“Saya dapat informasi dari keluarga juga. Alhamdulillah seluruh awak dan penumpang selamat semua,” pungkasnya.
Belum diketahui secara pasti penyebab kebocoran kapal maupun besaran kerugian yang ditimbulkan. Petugas terkait masih menangani kondisi kapal dan melakukan pendalaman terhadap kronologi kejadian. (sir)
Editor : Slamet Harmoko