SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Kualitas udara di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) kembali memburuk. Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) di daerah ini menembus angka 1.098 pada Kamis (10/9/2026) pukul 06.13 WIB.
Data tersebut tercatat untuk parameter PM10 dan menempatkan Kotim sebagai daerah dengan angka ISPU tertinggi dalam daftar pemantauan kualitas udara pada waktu tersebut.
Angka 1.098 jauh berada di atas ambang kategori Berbahaya, yakni 300. Kondisi ini menunjukkan tingginya konsentrasi partikel pencemar di udara yang dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan bagi masyarakat.
Kondisi udara tersebut terjadi ketika kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih terjadi di sejumlah wilayah Kotim.
Asap dan partikel hasil pembakaran berpotensi memperburuk kualitas udara, terutama ketika kondisi atmosfer membuat pencemar bertahan di dekat permukaan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kotim Marjuki mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada terhadap kondisi udara yang sedang memburuk.
"Masyarakat, terutama kelompok rentan, disarankan mengurangi aktivitas di luar ruangan. Kelompok tersebut mencakup anak-anak, lansia, serta masyarakat yang lebih sensitif terhadap paparan pencemar udara," katanya.
Warga yang harus beraktivitas di luar ruangan juga disarankan menggunakan masker yang sesuai untuk mengurangi paparan partikel pencemar.
Kondisi udara pada pagi hari perlu menjadi perhatian karena konsentrasi pencemar dapat terasa lebih pekat di sejumlah lokasi.
Masyarakat diminta mengikuti perkembangan informasi kualitas udara dan mengurangi paparan langsung selama ISPU masih berada pada kategori Berbahaya. (oes)
Editor : Slamet Harmoko