Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

ISPU Kotim Membaik, dari Berbahaya Kini Turun Jadi Sangat Tidak Sehat

U
Penulis: Usay Nor Rahmad❯
Suasana Sungai Mentaya masih berkabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan. (Usay Nor Rahmad/Radar Sampit)
Suasana Sungai Mentaya masih berkabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan. (Usay Nor Rahmad/Radar Sampit)

Advertisement

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Kualitas udara di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mulai menunjukkan perbaikan. Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) yang sebelumnya berada pada kategori Berbahaya, kini turun menjadi Sangat Tidak Sehat.

Berdasarkan data ISPU pada Senin (7/9) pukul 08.29 WIB, nilai ISPU Kotim tercatat 280 dengan parameter utama PM 2.5

Meski turun dari kategori Berbahaya, kondisi udara di Kotim masih tergolong kritis. Kategori Sangat Tidak Sehat berada pada rentang nilai 201 hingga 300.

Advertisement

Kotim juga masih masuk dalam daftar daerah dengan kualitas udara terburuk pada pemantauan tersebut. Kondisi serupa terjadi di sejumlah wilayah lain di Kalimantan dan sekitarnya, dengan polutan PM 2.5 dan PM 10  menjadi pencemar dominan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kotawaringin Timur, Marjuki, berharap kualitas udara di daerah itu terus membaik.

"Semoga semakin membaik," ujar Marjuki.

Advertisement

Menurutnya, potensi hujan yang diprakirakan terjadi di Kotim menjadi harapan untuk membantu menekan dampak karhutla sekaligus memperbaiki kualitas udara.

"Apalagi seiring dengan adanya potensi hujan, karhutla dapat teredam dan udara kian membaik hingga kategori sehat," harapnya.

Perbaikan ISPU tersebut menjadi perkembangan positif di tengah kondisi karhutla yang masih menjadi perhatian. Hujan diharapkan tidak hanya membantu memadamkan titik-titik api, tetapi juga meningkatkan kelembapan lahan dan mengurangi konsentrasi partikulat di udara.

Namun, dengan nilai ISPU 280, masyarakat tetap perlu berhati-hati karena kualitas udara masih berada pada kategori Sangat Tidak Sehat.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SampitIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Kabut Asap Ganggu Jarak Pandang, Pengendara di Sampit Diminta Tak Ngebut

Kabut Asap Ganggu Jarak Pandang, Pengendara di Sampit Diminta Tak Ngebut

Kabut asap masih menyelimuti sejumlah wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), termasuk Sampit. Kondisi tersebut membuat jarak pandang

Sesak akibat Kabut Asap? Gumas Siapkan Rumah Oksigen Gratis

Sesak akibat Kabut Asap? Gumas Siapkan Rumah Oksigen Gratis

Gumas menyiapkan fasilitas rumah oksigen di sejumlah layanan kesehatan untuk membantu masyarakat yang terdampak kabut asap akibat Karhutla

Warga Sampit Tetap Olahraga Saat Kabut Asap, Ini Kata Dinkes Kotim

Warga Sampit Tetap Olahraga Saat Kabut Asap, Ini Kata Dinkes Kotim

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kotim meminta masyarakat mempertimbangkan kondisi udara sebelum melakukan aktivitas fisik.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement

Populer