
SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Kualitas udara di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) kembali memburuk. Baru sehari turun dari kategori Berbahaya, Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) Kotim kembali menembus level Berbahaya.
Berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Dampak Lingkungan, Selasa (8/9/2026) pukul 10.42 WIB, ISPU Kotim tercatat 323 dengan parameter utama PM2.5.
"Angka tersebut sudah masuk kategori Berbahaya karena berada di atas 300. Kondisi ini berbeda dengan pemantauan sehari sebelumnya," ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kotawaringin Timur Marjuki.
Pada Senin (7/9/2026) pukul 08.29 WIB, ISPU Kotim masih berada di angka 280 atau kategori Sangat Tidak Sehat. Penurunan tersebut sempat menjadi tanda awal perbaikan kualitas udara setelah sebelumnya berada pada level Berbahaya.
Namun, perbaikan itu tidak bertahan lama. Dalam waktu sekitar satu hari, angka ISPU kembali meningkat hingga 323.
Kotim juga menjadi salah satu dari lima wilayah di Kalimantan Tengah yang masuk kategori Berbahaya dalam pemantauan tersebut. Wilayah lainnya yakni Murung Raya dengan ISPU 379, Gunung Mas 338, Katingan 331, dan Barito Selatan Sanggu 323.
PM2.5 menjadi parameter pencemar utama di wilayah-wilayah tersebut. Tingginya konsentrasi partikel halus ini menjadi perhatian di tengah ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih berlangsung di sejumlah wilayah Kalteng.
Kondisi tersebut juga menjadi peringatan agar masyarakat tidak terlena dengan potensi hujan yang terjadi dalam dua hari terakhir.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Tjilik Riwut Palangka Raya sebelumnya memprakirakan hujan sedang hingga lebat masih berpotensi terjadi pada 7 dan 8 September di sejumlah wilayah Kalteng, termasuk Kotim.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




