Kerinduan Keluarga Diuji di Pintu Lapas, Penggeledahan Ketat Jadi Benteng Keamanan

Yuni Pratiwi Iskandar • Dipublikasikan Sabtu, 5 September 2026 | 21:18 WIB

 

PEMERIKSAAN: Pemeriksaan terhadap barang bawaan keluarga yang berkunjung ke Lapas Kelas IIB Sampit, Sabtu (5/9). (Lapas Sampit/Radar Sampit)
PEMERIKSAAN: Pemeriksaan terhadap barang bawaan keluarga yang berkunjung ke Lapas Kelas IIB Sampit, Sabtu (5/9). (Lapas Sampit/Radar Sampit)

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Kerinduan keluarga terobati ketika pintu kunjungan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sampit dibuka.

Namun, sebelum bertemu warga binaan, setiap pengunjung harus melewati tahapan pemeriksaan keamanan yang menjadi prosedur wajib.

Suasana kunjungan pada Sabtu (5/9/2026) sejak pagi terlihat ramai. Antrean masyarakat yang hendak menemui keluarga maupun kerabat yang sedang menjalani masa pidana tampak mengular.

Meski wajah-wajah pengunjung menunjukkan keinginan untuk segera bertemu orang yang dirindukan, mereka tetap diarahkan mengikuti prosedur pemeriksaan sebelum memasuki area kunjungan.

Petugas melakukan pemeriksaan badan terhadap setiap pembesuk tanpa terkecuali. Penggeledahan dilakukan secara teliti untuk memastikan tidak ada benda yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban di dalam lapas.

Barang Bawaan Diperiksa Satu Per Satu

Pemeriksaan tidak hanya menyasar pengunjung. Barang bawaan yang hendak diberikan kepada warga binaan juga menjadi perhatian petugas.

Makanan, pakaian, maupun barang lainnya diperiksa satu per satu. Kemasan makanan turut dicek untuk memastikan tidak ada barang terlarang yang disisipkan di dalamnya.

Bagi pengunjung, pemeriksaan tersebut merupakan tahapan yang harus dilalui sebelum bertemu keluarga. Sementara bagi petugas, proses tersebut menjadi benteng awal untuk mencegah masuknya barang terlarang ke lingkungan lapas.

Kepala Lapas Kelas IIB Sampit Muhammad Yani mengatakan, pemeriksaan dilakukan sebagai langkah preventif sekaligus bagian dari komitmen menjaga keamanan dan ketertiban di dalam lapas.

Menurutnya, suasana kunjungan yang nyaman hanya dapat terwujud apabila seluruh pihak mematuhi ketentuan yang telah ditetapkan.

“Kerinduan keluarga tetap kami fasilitasi, tetapi keamanan tidak boleh diabaikan. Karena itu, setiap pengunjung dan barang bawaan wajib melalui pemeriksaan,” tegasnya.

Keamanan Tak Boleh Dikompromikan

Yani mengapresiasi sikap kooperatif masyarakat yang mengikuti seluruh proses pemeriksaan. Ia berharap kepatuhan tersebut terus dipertahankan sehingga kegiatan kunjungan dapat berlangsung aman, tertib, dan tetap memberikan ruang bagi warga binaan untuk menjaga hubungan dengan keluarga.

Menurutnya, pemeriksaan bukan bertujuan mempersulit masyarakat yang datang berkunjung. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan pertemuan keluarga berlangsung dalam kondisi aman sekaligus mencegah celah masuknya barang-barang yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban di dalam lapas.

Dengan prosedur tersebut, hubungan warga binaan dengan keluarga tetap dapat terjaga tanpa mengesampingkan aspek keamanan sebagai prioritas utama. (yn)

Editor : Slamet Harmoko
pemeriksaan pengunjung lapas lapas sampit pengunjung lapas penjara