Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dari Balik Lapas, Warga Binaan Diasah Jadi Kapster

Yuni Pratiwi Iskandar
Pembinaan kemandirian melalui keterampilan mencukur rambut di Lapas Sampit.
Pembinaan kemandirian melalui keterampilan mencukur rambut di Lapas Sampit.

Advertisement

 

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas IIB Sampit mendapat pembinaan kemandirian melalui keterampilan mencukur rambut. Kegiatan tersebut dilakukan di barbershop yang tersedia di lingkungan lapas sebagai bekal bagi WBP setelah menyelesaikan masa pidana.

Sejumlah WBP tidak hanya melayani cukur rambut sesama warga binaan, tetapi juga petugas lapas. Keterampilan tersebut terus dilatih dengan peralatan yang memadai serta bimbingan untuk meningkatkan kemampuan dan menyesuaikannya dengan kebutuhan serta gaya rambut yang berkembang di masyarakat.

Advertisement

Kegiatan mencukur menjadi bagian dari pembinaan kemandirian yang melatih WBP untuk bekerja secara disiplin, teliti, dan bertanggung jawab. Selain keterampilan teknis, mereka juga belajar berkomunikasi dengan baik, menjaga kualitas hasil kerja, dan memberikan pelayanan kepada pelanggan.

Kepala Lapas Sampit Muhammad Yani mengatakan pembinaan kemandirian diarahkan agar WBP memiliki keterampilan yang dapat dimanfaatkan setelah kembali ke masyarakat. Menurutnya, kemampuan mencukur merupakan salah satu keahlian praktis yang berpeluang dikembangkan menjadi pekerjaan maupun usaha mandiri.

“Jadi selama berada di lapas, mereka tidak hanya menjalani pembinaan, tetapi juga kita bekali dengan keterampilan. Harapannya, keterampilan yang mereka dapatkan ini bisa menjadi modal ketika sudah bebas nanti, sehingga mereka bisa bekerja, membuka usaha sendiri, dan memiliki penghasilan yang halal,” kata Muhammad Yani.

Advertisement

Ia menambahkan, pihaknya terus mendorong WBP memanfaatkan masa pembinaan untuk mengembangkan potensi yang dimiliki.

“Kami ingin mereka keluar dari sini membawa bekal, bukan hanya selesai menjalani masa pidana. Ada keterampilan, ada pengalaman, dan ada kepercayaan diri untuk memulai kehidupan yang lebih baik,” pungkasnya. (yn/yit)

 

Advertisement
Editor : Heru Prayitno
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SampitIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

567 Warga Binaan Lapas Sampit Dapat Remisi HUT RI, 11 Langsung Bebas

567 Warga Binaan Lapas Sampit Dapat Remisi HUT RI, 11 Langsung Bebas

Sebanyak 567 warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sampit menerima remisi umum dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Dapur Sehat Lapas Sampit Jaga Gizi Warga Binaan

Dapur Sehat Lapas Sampit Jaga Gizi Warga Binaan

Lapas Kelas IIB Sampit memastikan warga binaan mendapatkan makanan yang sehat, bersih dan bergizi melalui pengelolaan dapur sehat

Titipan Berisi Sabu Gagal masuk Lapas Sampit

Titipan Berisi Sabu Gagal masuk Lapas Sampit

Upaya Lapas Kelas IIB Sampit memperketat pengawasan terhadap layanan penitipan barang dan makanan bagi warga binaan membuahkan hasil

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement

Populer