SAMPIT, radarsampit.jawapos.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menyiapkan sebanyak 72 ribu masker untuk mengantisipasi dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Masker tersebut akan didistribusikan kepada masyarakat apabila kondisi kualitas udara memburuk.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kotim, Nugroho Kuncoro Yudho, mengatakan distribusi masker direncanakan mulai dilakukan dalam waktu dekat dengan menyesuaikan perkembangan situasi karhutla di lapangan.
Baca Juga: Inilah Penyebab Wilayah Selatan Kotim Rawan Diare
“Insyaallah dalam minggu ini kami upayakan mulai membagikan masker kepada masyarakat. Pelaksanaannya akan menyesuaikan situasi dan kondisi yang ada,” kata Nugroho, Kamis (23/7).
Ia menjelaskan, Dinkes Kotim saat ini memiliki stok sekitar 60.000 masker dewasa dan 12.000 masker anak, sehingga total persediaan mencapai 72.000 masker.
Menurut Nugroho, kabut asap akibat karhutla tidak hanya mengganggu aktivitas masyarakat, tetapi juga berpotensi meningkatkan risiko gangguan kesehatan, terutama infeksi saluran pernapasan.
Karena itu, masyarakat diimbau menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), menjaga daya tahan tubuh, serta mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika kabut asap mulai pekat.
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu berperilaku hidup bersih dan sehat, menjaga konsumsi makanan bergizi, menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, dan apabila tidak ada keperluan mendesak sebaiknya mengurangi aktivitas di luar rumah,” terangnya.
Dinkes Kotim juga akan terus memantau perkembangan dampak karhutla terhadap kesehatan masyarakat dan menyesuaikan langkah-langkah penanganan, termasuk distribusi masker, sesuai kondisi kualitas udara di wilayah tersebut. (ktr-2/sla)
Editor : Slamet Harmoko