Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Lahan Terbakar di Belakang Gudang Moh Hatta, Damkar Hadapi Kendala Akses ke Titik Api

Usay Nor Rahmad • Selasa, 14 Juli 2026 | 10:23 WIB
Kepanikan warga sekitar saat api kebakaran lahan mendekati bangunan tempat tinggal di Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Senin sore (13/7/2026). (Disdamkarmat Kotim) 
Kepanikan warga sekitar saat api kebakaran lahan mendekati bangunan tempat tinggal di Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Senin sore (13/7/2026). (Disdamkarmat Kotim) 

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).

Kali ini, lahan kosong yang dipenuhi semak belukar di kawasan belakang Gudang Nomor 88, Jalan Moh Hatta, Kelurahan Mentawa Baru Hilir, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, terbakar pada Senin sore (13/7/2026).

Kebakaran yang terjadi di dekat kawasan permukiman itu pertama kali dilaporkan warga bernama Ahdian pada pukul 16.09 WIB.

Hanya berselang empat menit, personel Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kotim langsung bergerak menuju lokasi menggunakan satu unit mobil tangki pemadam.

Komandan Regu III Disdamkarmat Kotim, Supriansyah, mengatakan petugas tiba di lokasi pukul 16.27 WIB dan segera melakukan penilaian situasi sebelum memulai proses pemadaman. 

"Api membakar lahan kosong yang dipenuhi semak belukar dan posisinya sudah mendekati kawasan permukiman warga. Prioritas kami adalah mencegah api merambat ke rumah-rumah di sekitar lokasi," ujar Supriansyah, Selasa (14/7 /2026). 

Namun proses pemadaman tidak berjalan mudah. Akses menuju titik kebakaran menjadi kendala utama karena armada pemadam tidak dapat masuk ke lokasi.

"Jalan menuju titik api tidak cukup lebar untuk dilalui mobil pemadam. Akibatnya personel harus membawa peralatan dan melakukan pemadaman secara manual," katanya. 

Meski menghadapi hambatan tersebut, petugas berhasil melokalisasi kobaran api pada pukul 16.53 WIB. Setelah itu dilakukan proses pendinginan dan pemeriksaan untuk memastikan tidak ada bara api yang berpotensi memicu kebakaran kembali. Operasi dinyatakan selesai pukul 16.59 WIB dan seluruh personel kembali ke markas pada pukul 17.16 WIB.

Dalam penanganan kebakaran tersebut, Disdamkarmat Kotim mendapat dukungan dari Kecamatan Mentawa Baru Ketapang dan Relawan Pemadam Kebakaran Kelurahan Ketapang.

Berdasarkan hasil pendataan awal, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar satu hektare. Dugaan sementara penyebab kebakaran mengarah pada unsur kesengajaan atau arson. Meski demikian, penyebab pastinya masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut.

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Berkat respons cepat petugas, kobaran api berhasil dikendalikan sebelum meluas ke kawasan permukiman.

Supriansyah mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, terutama saat kondisi cuaca masih kering dan risiko kebakaran meningkat.

"Kami mengimbau masyarakat segera melapor apabila melihat titik api agar penanganan bisa dilakukan sedini mungkin sebelum kebakaran meluas," tegasnya. (oes)

Editor : Slamet Harmoko
#lahan terbakar #damkar #MB Ketapang #karhutla