Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Ketika Cuaca Buruk, Satu ABK Tugboat Hilang di Teluk Sampit

Fahry Ilhami Samosir • Jumat, 3 Juli 2026 | 21:22 WIB
ilustrasi
ilustrasi

SAMPIT,radarsampit.jawapos.com-Seorang anak buah kapal (ABK) Tugboat Kapuas Bahari V berinisial DD (38), dilaporkan hilang setelah diduga terjatuh ke laut di wilayah perairan Kecamatan Teluk Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Rabu (1/7) sekitar pukul 04.00 WIB lalu.

Korban hingga kini belum ditemukan meski sempat dilakukan upaya penyelamatan oleh rekan-rekannya. Diduga kuat korban terseret arus dan terhisap ke bawah tongkang yang sedang ditarik kapal.

Kapolres Kotawaringin Timur AKBP Resky Maulana Zulkarnain melalui Kasat Polairud Polres Kotim AKP Roni Paslah menjelaskan, kejadian berawal saat Tugboat sedang menarik Tongkang Aulia Kurnia VII dari Pelabuhan Kendawangan, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat menuju Jetty IBB Parenggean, Kabupaten Kotim.

"Sesampainya di Muara Teluk Sampit, nahkoda memutuskan lego jangkar karena cuaca buruk. Setelah kondisi memungkinkan, sekitar pukul 03.50 WIB nahkoda memerintahkan awak kapal untuk mengangkat jangkar dan melanjutkan pelayaran," ujar AKP Roni, Jumat (3/7).

Saat proses pengangkatan jangkar berlangsung, korban DD bersama seorang ABK lainnya, HR, bertugas di atas tongkang. DD mengarahkan posisi jangkar dari luar, sementara HR mengoperasikan mesin jangkar.

Sekitar pukul 04.00 WIB, HR melihat DD terjatuh dari atas tongkang. Korban sempat berpegangan pada tali towing, namun akhirnya kembali terlepas dan jatuh ke laut.

Baca Juga: Gelombang Teluk Sampit Diprediksi Capai 2,5 Meter, Nelayan Diminta Waspada

"ABK lain langsung melempar pelampung (lifebuoy) ke arah korban. Namun upaya tersebut tidak berhasil karena korban diduga terhisap ke bawah tongkang akibat arus dan pergerakan kapal," jelasnya.

Usai kejadian, seluruh ABK bersama nelayan setempat melakukan penyisiran di sekitar Tug Boat Kapuas Bahari V dan Tongkang Aulia Kurnia VII hingga pukul 05.30 WIB. Namun pencarian belum membuahkan hasil.

Roni Paslah menambahkan, saat inu pihaknya telah berkoordinasi dengan instansi terkait, termasuk tim SAR, untuk memperluas operasi pencarian terhadap korban yang hingga kini masih dinyatakan hilang.

"Saat ini pencarian masih berlangsung. Mudah-mudahan dalam waktu dekat korban dapat segera ditemukan," tandasnya. (sir/gus)

Editor : Agus Jaka Purnama
#Teluk Sampit #perairan #anak buah kapal #tugboat #tongkang