
KUALA KURUN, Radarsampit.jawapos.com – Fraksi Gerakan Nasional (Gernas) DPRD Kabupaten Gunung Mas (Gumas) mendesak pemerintah kabupaten mencari terobosan dan inovasi untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), agar target penerimaan tahun 2026 dapat tercapai.
Sekretaris Fraksi Gernas DPRD Gumas, Rayaniatie Djangkan, mengatakan realisasi PAD tahun 2025 hanya mencapai Rp80,4 miliar atau sekitar 72 persen dari target Rp111,6 miliar.
Karena itu, pihaknya tidak ingin kondisi serupa kembali terjadi pada tahun anggaran 2026 yang menargetkan PAD sebesar Rp113,6 miliar.
"Perangkat daerah terkait harus memiliki langkah konkret untuk mengejar target PAD yang telah dibebankan," ujarnya, Kamis (2/7/2026).
Rayaniatie menilai masih banyak potensi pendapatan daerah yang belum tergarap optimal. Selain itu, koordinasi dan evaluasi penerimaan pajak dinilai belum maksimal, ditambah masih terbatasnya sarana dan prasarana pelayanan pajak maupun retribusi daerah.
Menurutnya, berbagai kendala tersebut harus segera dibenahi agar target PAD dapat tercapai dan tidak terus menjadi persoalan setiap tahun anggaran.
Sementara itu, Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong mengakui kontribusi PAD terhadap total pendapatan daerah masih relatif rendah.
Untuk itu, Pemkab Gumas berkomitmen melakukan intensifikasi dan ekstensifikasi sumber PAD melalui optimalisasi pemungutan pajak dan retribusi, digitalisasi layanan perpajakan, penguatan peran BUMD, serta pendataan ulang objek pajak.
Selain itu, pemkab juga akan memperkuat sinergi antarperangkat daerah, membentuk tim optimalisasi PAD, meningkatkan pengawasan berbasis teknologi informasi, serta mengembangkan layanan e-tax dan e-payment guna meningkatkan efektivitas pengelolaan pendapatan daerah.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!





