SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Bupati Halikinnor langsung merespons surat berisi keresahan terkait dugaan munculnya kelompok terindikasi LGBT di lingkungan sekolah yang ditulis siswi SMKN 4 Sampit, Gabriela Siagara.
Surat tersebut dibacakan dalam lomba menulis surat kepada Bupati yang digelar Harian Radar Sampit dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Minggu (25/5/2026).
Di hadapan ratusan pelajar SMP dan SMA sederajat peserta kegiatan, Halikinnor langsung memerintahkan Dinas Pendidikan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) untuk membahas persoalan tersebut secara menyeluruh.
“Fenomena ini sebenarnya bukan persoalan yang bisa dianggap kecil. Karena itu saya memerintahkan Dinas Pendidikan Kotim untuk membahas persoalan ini secara komprehensif,” kata Halikinnor.
Menurutnya, pembahasan perlu melibatkan berbagai pihak agar langkah pencegahan dapat dilakukan sejak dini sebelum berdampak lebih luas di lingkungan pendidikan.
“Paling tidak kita antisipasi karena ini sangat merusak pelajar lainnya kalau dibiarkan tumbuh dan berkembang di lingkungan sekolah,” ujarnya.
Halikinnor menilai tantangan pergaulan pelajar saat ini semakin kompleks karena interaksi sosial tidak hanya terjadi secara langsung, tetapi juga berkembang melalui media sosial yang memungkinkan berbagai komunitas tumbuh lebih cepat.
“Paling tidak pemerintah harus mencegah dan menanganinya karena LGBT ini tidak ada satu pun aturan hukum, agama maupun adat istiadat yang membenarkannya,” katanya.
Selain di lingkungan sekolah, Halikinnor juga menyinggung adanya informasi serupa yang disebut berkembang di kalangan aparatur sipil negara (ASN). Karena itu, pemerintah daerah membuka peluang menyusun regulasi sebagai langkah pencegahan.
“Makanya ini akan dibahas nanti dan diatur untuk pencegahan fenomena ini. Apakah nanti dituangkan melalui perda atau perbup, akan kita bicarakan di level pemerintahan,” tegasnya.
Lomba menulis surat kepada Bupati yang digelar Radar Sampit dalam momentum Hardiknas itu menjadi wadah penyampaian aspirasi pelajar kepada pemerintah daerah.
Surat Gabriela Siagara menjadi salah satu aspirasi yang langsung ditindaklanjuti dengan instruksi pembahasan di tingkat Pemkab Kotim. (ang)
Editor : Slamet Harmoko