SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Suasana di aliran sungai Desa Camba, Kecamatan Kota Besi, Kabupaten Kotawaringin Timur mendadak mencekam setelah seekor buaya beberapa kali terlihat muncul di sekitar aktivitas warga, Sabtu (16/5).
Kemunculan predator air tersebut bahkan sempat terekam video amatir dan menyebar luas di media sosial.
Dalam video yang beredar, buaya tampak berenang perlahan mendekati lanting milik warga yang biasa digunakan untuk mandi, mencuci, hingga tempat bersandar perahu kecil. Warga yang melihat kemunculan hewan itu langsung berkumpul di tepian sungai sambil menjaga jarak aman.
Seorang warga setempat, Wanti, mengatakan buaya tersebut sudah beberapa kali terlihat dalam beberapa hari terakhir. Bahkan, kemunculannya disebut semakin dekat dengan area aktivitas masyarakat.
“Pagi tadi muncul, siangnya muncul lagi dekat lanting. Warga langsung ramai lihat dari jauh karena takut. Ukurannya sekitar dua meter,” ujarnya.
Menurut Wanti, sungai selama ini menjadi pusat aktivitas warga sehari-hari, mulai dari mandi hingga mencari ikan. Namun sejak buaya sering muncul, masyarakat mulai membatasi aktivitas di sekitar sungai, terutama saat pagi dan malam hari.
“Sekarang warga tidak berani sembarangan turun ke sungai, apalagi malam hari. Takut buayanya tiba-tiba muncul,” katanya.
Ia menambahkan, aktivitas mencari ikan yang biasanya rutin dilakukan warga kini mulai berkurang karena rasa khawatir terhadap kemunculan buaya yang tidak menentu.
Selain itu, lokasi kemunculan buaya dinilai cukup dekat dengan permukiman warga dan jalur aktivitas harian masyarakat. Kondisi itu membuat warga semakin waspada terhadap potensi bahaya yang bisa terjadi sewaktu-waktu.
Hingga kini, masyarakat memilih mengurangi aktivitas di sungai sambil terus saling mengingatkan agar tidak beraktivitas terlalu dekat dengan aliran air, terutama ketika kondisi sekitar sedang sepi.
“Kalau beraktivitas sekarang jadi was-was. Adanya buaya ini sangat meresahkan,” imbuhnya.
Warga berharap ada perhatian dan langkah antisipasi dari pihak terkait untuk memantau keberadaan satwa liar tersebut, mengingat sungai masih menjadi bagian penting dari kehidupan sehari-hari masyarakat Desa Camba. (oes)
Editor : Slamet Harmoko