SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang mengguyur Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Minggu (3/5/2026) pagi, menyebabkan genangan di sejumlah wilayah, terutama di Kecamatan Mentawa Baru Ketapang dan Baamang.
Berdasarkan data Pusdalops BPBD Kotawaringin Timur, curah hujan tercatat mencapai 65,7 milimeter dalam kurun waktu tiga jam, yakni sejak pukul 07.00 WIB hingga 10.00 WIB.
Kepala Pelaksana BPBD Kotawaringin Timur Multazam menyampaikan, genangan terjadi di sedikitnya 14 ruas jalan yang tersebar di dua kecamatan.
“Di Mentawa Baru Ketapang terdapat sembilan ruas jalan terdampak, sementara di Baamang ada lima ruas jalan,” ujarnya.
Di Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, genangan terjadi di Jalan Sampurna, Jalan Jeruk 1, Jalan Pelita, Jalan Soeprapto Selatan, Jalan Anggur 3, Jalan Pinang 2, Jalan Caman Barat, Jalan Tatar, dan Jalan Rangkas 4.
Sementara di Kecamatan Baamang, genangan terpantau di Jalan Kenan Sandan, Jalan Hasan Mansur, Jalan Walter Condrat, Jalan Gunung Kelud, dan Jalan Cristopel Mihing.
Ketinggian air di sejumlah titik bervariasi antara 10 hingga 25 sentimeter dengan panjang genangan berkisar 10 hingga 100 meter.
Selain ruas jalan, sejumlah fasilitas umum juga terdampak, di antaranya Kantor Kelurahan Mentawa Baru Hilir, delapan unit ruko warga, serta satu gedung pertemuan serbaguna.
Meski demikian, hingga saat ini belum ada laporan korban jiwa maupun warga yang mengungsi akibat kejadian tersebut.
Multazam menjelaskan, genangan dipicu oleh tingginya curah hujan serta sistem drainase yang belum optimal dalam menampung aliran air.
“Banjir genangan ini terjadi karena tidak optimalnya sistem drainase,” jelasnya.
BPBD Kotawaringin Timur telah melakukan pemantauan di wilayah terdampak, memberikan imbauan kepada masyarakat, serta membantu pengaturan lalu lintas di sejumlah titik genangan.
Hingga siang hari, kondisi air di beberapa lokasi dilaporkan mulai surut. Namun, genangan masih terpantau terjadi di sejumlah titik, terutama di Jalan Pelita.
Masyarakat diimbau tetap waspada dan berhati-hati saat melintas di kawasan yang masih tergenang. (oes)
Editor : Slamet Harmoko