Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Haru Biru di Pemakaman Hj. Yustina Ismiati, Ujang Iskandar Sampaikan Permohonan Maaf Atas Nama Almarhumah

Koko Sulistyo • Kamis, 9 April 2026 | 13:39 WIB
Pemakaman Hj Yustinah Ismiati Ujang Iskandar di halaman belakang kediaman mereka di Jalan HM Rafii, Kelurahan Madurejo, Kecamatan Arsel, Kabupaten Kobar, Kamis 9 April 2026. (SULISTYO/RADAR SAMPIT)
Pemakaman Hj Yustinah Ismiati Ujang Iskandar di halaman belakang kediaman mereka di Jalan HM Rafii, Kelurahan Madurejo, Kecamatan Arsel, Kabupaten Kobar, Kamis 9 April 2026. (SULISTYO/RADAR SAMPIT)
PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com - Suasana haru mewarnai prosesi pemakaman almarhumah Hj Yustina Ismiati, istri mantan Bupati Kotawaringin Barat 2 periode Ujang Iskandar. Almarhumah dimakamkan di halaman belakang kediamannya di Jalan HM Rafii, Kelurahan Madurejo, Kecamatan Arut Selatan, Kamis 9 April 2026, pukul 10.00 WIB.

Sebelumnya, almarhumah diterbangkan dari Semarang dengan Maskapai Batik Air dan tiba di Bandar Udara Iskandar Pangkalan Bun, Kamis 9 April 2026 pukul 09.40 WIB dan langsung dibawa ke rumah duka. Almarhumah meninggal dunia di rumah sakit di Kota Semarang pada Rabu 8 April 2026.

Sementara pelayat dari berbagai kalangan memenuhi kediaman Ujang Iskandar, nampak hadir Bupati Kotawaringin Barat Hj Nurhidayah, Wakil Bupati Suyanto, Sekda Kobar, anggota DPRD Kobar, Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalteng serta anggota DPR RI, serta tokoh masyarakat dan tokoh agama di Kotawaringin Barat.

Usai pemakaman, dilanjutkan dengan pembacaan Talqin dan doa, kemudian dilaksanakan tabur bunga oleh keluarga almarhumah dan para pelayat. Almarhumah Yustina Ismiati meninggalkan 4 orang anak dan 2 menantu.

Baca Juga: Kabar Duka Selimuti Kobar, Hj. Yustina Ismiati Ujang Iskandar Wafat Setelah Jalani Perawatan di Semarang

Dalam suasana penuh haru, Ujang Iskandar mengenang perjalanan hidup almarhumah yang setia mendampingi dirinya, termasuk dalam perjalanan karier politik hingga menjabat sebagai Bupati Kotawaringin Barat, serta aktif di berbagai organisasi. 

Ujang Iskandar juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, jika selama almarhumah berinteraksi terdapat kesalahan atau hal yang kurang berkenan.

“Sebagai manusia, apalagi di dunia politik, tentu banyak kekhilafan. Kami memohon dengan sangat, jika ada salah dan kekurangan almarhumah, mohon dimaafkan,” ucapnya dengan suara bergetar menahan haru.

Ia turut meminta keikhlasan masyarakat atas segala hal yang mungkin pernah diterima atau dinikmati almarhumah selama hidupnya.

“Jika ada termakan, terminum, mohon diikhlaskan. Namun jika ada yang berkaitan dengan utang, silakan sampaikan kepada kami. Insya Allah akan kami selesaikan,” tegasnya.

Tak hanya itu, Ujang Iskandar bersama keempat anaknya juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat, termasuk atas nama keluarga besar.

“Kami mohon maaf sebesar-besarnya atas segala kesalahan dan kekhilafan kami,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Kotawaringin Barat Suyanto, yang mewakili Pemerintah Daerah, turut menyampaikan duka cita mendalam atas kepergian almarhumah.

“Dalam kondisi seperti ini memang berat untuk berbicara. Ibu Bupati juga memiliki kedekatan dengan almarhumah, sehingga mewakilkan kepada saya,” ungkapnya.

Suyanto juga menegaskan bahwa almarhumah merupakan sosok penting bagi Kotawaringin Barat, dengan rekam jejak sebagai anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, anggota DPD RI, serta aktif dalam organisasi perempuan seperti PKK dan lainnya. 

“Peran beliau sangat besar bagi pembangunan Kobar. Kami dari pemerintah daerah memberikan penghargaan setinggi-tingginya atas dedikasi almarhumah,” ujarnya.

Ia mengajak seluruh masyarakat dan pejabat di Kobar, untuk melanjutkan perjuangan almarhumah demi kemajuan daerah.

“Mari kita teruskan cita-cita dan perjuangan beliau untuk masyarakat Kotawaringin Barat,” tambahnya.

Di akhir sambutannya, Suyanto mengajak keluarga yang ditinggalkan untuk tetap tabah dan ikhlas menghadapi cobaan ini.

“Semoga almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, diampuni segala dosa-dosanya, dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan,” pungkasnya. (tyo/sla)



Editor : Slamet Harmoko
#yustina ismiati ujang iskandar #pemakaman yustina ismiati #Pangkalan Bun #ujang iskandar