Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Tren Wisata Alam di Kotawaringin Barat Mulai Bergeser  

Koko Sulistyo • Senin, 6 April 2026 | 11:49 WIB
Suasana Pantai Andak, Desa Sebuai, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat, Minggu 5 April 2026. (koko/radar sampit)
Suasana Pantai Andak, Desa Sebuai, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat, Minggu 5 April 2026. (koko/radar sampit)

 

PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com — Tren kunjungan wisata pantai di kawasan pesisir terpadu Pantai Kubu, Bogam, dan Keraya (Bugam Raya), Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), mulai bergeser. Wisatawan kini lebih memilih destinasi yang dikelola masyarakat dibandingkan objek wisata yang dikelola pemerintah daerah.

Perubahan tren ini dipicu oleh kelengkapan sarana dan prasarana di lokasi kelolaan masyarakat, seperti spot foto, gazebo, kursi santai, dan wahana permainan yang dinilai lebih menarik. Selain itu, kondisi pantai yang bersih serta pemandangan alam yang lebih indah turut menjadi alasan utama.

Sebaliknya, destinasi yang dikelola Pemerintah Kabupaten Kobar, seperti Pantai Kubu dan sekitarnya, dinilai tidak mengalami perkembangan signifikan. Sejumlah fasilitas bahkan dilaporkan rusak dan belum mendapat perbaikan dari tahun ke tahun.

Dinas Pariwisata setempat mengakui, wisatawan yang berkunjung pada akhir pekan kini cenderung memilih pantai di Desa Sebuai karena pengelolaannya dinilai lebih baik.

Pada Minggu (5/4/2026), sejumlah pantai yang dikelola masyarakat di Desa Sebuai, seperti Pantai Mustari, Pantai Saputra, Pantai Kita, dan Pantai Kembar, dipadati pengunjung.

Salah satu pengunjung, Desi, warga Kotawaringin Lama, mengaku tidak lagi tertarik mengunjungi Pantai Kubu karena kondisinya yang dinilai kurang terawat.

“Anak-anak juga bingung mau bermain air. Pantainya kotor dan berlumpur. Di sini lebih bersih, rindang, fasilitasnya lengkap, dan spot fotonya bagus,” ujarnya.

Pengunjung lain, Ayus, mengatakan sejak setahun terakhir dirinya bersama keluarga tidak lagi berwisata ke Pantai Kubu karena fasilitas yang rusak dan kurang menarik.

Ia menilai tarif retribusi sebesar Rp5.000 per orang di Pantai Andak masih sebanding dengan fasilitas dan keindahan yang ditawarkan.

“Kami berharap Pantai Kubu mendapat perhatian pemerintah daerah, baik perbaikan sarana dan prasarana maupun penataan pedagang dan wahana,” ujarnya. (tyo/yit)

 

Editor : Heru Prayitno
#wisata #kotawaringin barat