PALANGKA RAYA,radarsampitjawapos.com- Kebakaran melanda sebuah rumah permanen milik Dewi berukuran 8x15 meter di Jalan Keranggan IIIB Ujung Palangka Raya, Minggu (5/4) menjelang siang.
Api berkobar saat rumah dalam keadaan kosong. Sementara pemilik bersama keluarga diketahui tengah menjalankan ibadah di gereja. Kobaran api baru disadari warga setelah asap tebal membumbung dari bagian atap rumah. Lebih memilukan, seekor anjing peliharaan tak sempat diselamatkan dan ditemukan tewas terpanggang di dalam rumah.
Jabatan Fungsional ASN Analisis Kebakaran Damkar Kota Palangka Raya, Sucipto, mengungkapkan, berdasarkan keterangan saksi, asap pertama kali terlihat keluar dari bagian atap rumah, tepatnya di sekitar kamar tengah.
“Awalnya asap keluar dari bawah atap, lalu disusul dari jendela kamar tengah. Dalam waktu singkat api langsung membesar,” jelasnya.
Warga sekitar sempat panik melihat api yang terus membesar. Upaya pemadaman awal tak mampu membendung amukan si jago merah yang dengan cepat melahap seluruh bagian rumah beserta isinya.
Baca Juga: Kebakaran Rumah di Parenggean, Ada Pengakuan Mengejutkan dari Korban
Tim gabungan langsung dikerahkan ke lokasi. Mulai dari BPK Kemboja, TNI, Polri, Dishut, Satpol PP, Dishub, BPBD Kalteng hingga relawan damkar swakarsa bahu-membahu memadamkan api.
Proses pemadaman berlangsung sekitar satu jam. Api akhirnya berhasil dijinakkan, namun kondisi rumah sudah hangus. Seluruh perabotan di dalam rumah dipastikan tidak ada yang bisa diselamatkan. Diungkapkan Sucipto, kerugian akibat kebakaran ini ditaksir mencapai Rp350 juta.
Kapolsek Pahandut AKP Iyudi Hartanto juga menyampaikan, pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.“Saat ini masih dalam penyelidikan. Sejumlah saksi sudah kami mintai keterangan,” ujarnya.
“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut karena saat kejadian rumah dalam keadaan kosong,” ungkapnya
Editor : Agus Jaka Purnama