SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com - Arus mudik di Pelabuhan Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), mulai menunjukkan pergerakan. Meski Lebaran masih cukup lama, sejumlah warga memilih pulang kampung lebih awal untuk menghindari kehabisan tiket.
Pantauan Kamis sore (26/2/2026), ratusan calon penumpang tampak memadati terminal penumpang pelabuhan.
Mereka bersiap berangkat menggunakan Kapal Motor (KM) Dharma Rucitra VI menuju Pelabuhan Tanjung Perak.
Salah satu calon penumpang, Suliksan, mengaku sengaja mudik lebih awal. Warga Parenggean itu hendak pulang ke Lumajang, Jawa Timur, untuk menjalani Ramadan bersama keluarga.
“Kalau sudah dekat Lebaran biasanya susah dapat tiket. Jadi saya pilih berangkat sekarang,” ujarnya.
Selain mengamankan tiket, Suliksan juga ingin menghindari kepadatan penumpang yang kerap terjadi menjelang hari raya.
“Kalau sudah mepet Lebaran penumpang ramai, tidak nyaman. Berangkat sekarang lebih enak,” tambahnya.
Manajer PT Dharma Lautan Utama (DLU) Cabang Sampit, Kacung Muhadi, mengatakan jumlah penumpang yang diberangkatkan KM Dharma Rucitra VI mencapai sekitar 315 orang. Angka tersebut mengalami kenaikan dibanding hari biasa, meski belum signifikan.
“Kenaikannya belum terlalu tinggi, tapi sudah mulai terlihat,” kata Kacung.
Ia menyebut, meningkatnya minat mudik lebih awal turut dipengaruhi program diskon tiket yang diberikan DLU pada awal Ramadan. Perusahaan memberikan potongan harga 15 persen dari tarif dasar Rp325 ribu untuk rute Sampit–Surabaya.
“Program diskon ini berlaku mulai 20 sampai 26 Februari,” jelasnya.
Sebelumnya, DLU juga telah memberikan diskon 10 persen pada periode 20 Januari hingga 8 Februari. Program tersebut, kata Kacung, rutin digelar setiap tahun untuk mendorong masyarakat mudik lebih awal.
“Tujuannya agar penumpang tidak menumpuk menjelang Lebaran dan bisa mendapatkan harga lebih murah,” ujarnya.
Untuk angkutan mudik tahun ini, DLU menyiapkan dua armada, yakni KM Dharma Rucitra VI untuk rute Sampit–Semarang dan KM Kirana 3 untuk rute Sampit–Surabaya. Namun saat ini, KM Kirana 3 masih menjalani proses docking.
“Setelah selesai docking, kapal akan langsung dioperasikan dan jadwalnya segera kami umumkan,” kata Kacung.
DLU memperkirakan puncak arus mudik di Pelabuhan Sampit baru akan terjadi sekitar H-15 menjelang Lebaran Idul Fitri. (oes)
Editor : Slamet Harmoko