SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Hujan deras yang disertai angin kencang membuat sebuah rumah warga di Jalan Madiun Ngawi, Kelurahan Sawahan, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), ambruk, Rabu sore (4/2/2026).
Peristiwa itu terjadi secara tiba-tiba. Rumah berukuran sekitar 7 x 12 meter yang dihuni Zainal bersama istri dan seorang anaknya yang masih berusia dua tahun roboh hingga sebagian besar bangunan rata dengan tanah.
Berdasarkan informasi di lapangan, rumah tersebut merupakan bangunan semi permanen berbahan kayu.
Awalnya, bangunan itu difungsikan sebagai sarang burung walet dan telah berdiri sekitar delapan tahun.
Namun, sejak dua tahun terakhir, bangunan tersebut direnovasi total dan digunakan sebagai rumah tinggal.
Saat kejadian, Zainal diketahui tidak berada di rumah. Di dalam bangunan hanya ada istri dan anaknya. Keduanya berhasil menyelamatkan diri sesaat sebelum bangunan ambruk.
“Saat hujan deras dan angin kencang, istri dan anak Zainal sempat keluar rumah. Tidak lama setelah itu, rumahnya langsung roboh,” ujar warga setempat, Kus Triono.
Mendapat laporan kejadian tersebut, petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotim langsung mendatangi lokasi untuk melakukan kaji cepat serta mengumpulkan data awal dampak cuaca ekstrem.
Pantauan di lokasi, Zainal tampak berusaha menyelamatkan sejumlah barang berharga yang masih bisa diambil dari balik puing-puing bangunan.
Tak hanya rumah Zainal, cuaca ekstrem juga berdampak pada bangunan semi permanen yang berada tepat di bagian belakang rumah tersebut. Bangunan yang dihuni Hamid bersama istrinya yang tengah hamil mengalami kerusakan setelah atap rumah terlepas akibat angin kencang.
“Bangunan di belakang juga terdampak. Atapnya terlepas. Saat kejadian penghuninya sedang berada di dalam rumah,” tambah Kus Triono.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Kedua keluarga yang masih memiliki hubungan kekerabatan itu kini mengungsi ke rumah keluarga terdekat.
Selain insiden tersebut, BPBD Kotim mencatat sedikitnya tiga kejadian lain akibat hujan deras dan angin kencang yang melanda wilayah Sampit dan sekitarnya.
“Ada dua pohon tumbang masing-masing di Jalan Kenan Sandan, Kecamatan Baamang, dan di Jalan MT Haryono, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang. Selain itu, satu rumah di Perumahan Graha Pramuka, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, juga mengalami kerusakan dengan atap terlepas,” ujar Kepala BPBD Kotim Multazam. (oes)
Editor : Slamet Harmoko