PALANGKA RAYA,radarsampitjawapos.com- Suasana tenang di kawasan Jalan Ir Soekarno, Kota Palangka Raya, mendadak geger setelah sebuah mobil double kabin terjun ke Sungai Pengaringan, Rabu(4/2/2026).
Kecelakaan tunggal tersebut dialami Toyota Hilux putih nomor polisi DA 8314 JL yang dikemudikan Andra (32), warga Jalan Kecipir, Perumahan Griya Nusantara. Saat kejadian, Andra tengah mengantar anaknya yang berusia enam tahun ke sekolah.
Berdasarkan keterangan di lokasi, mobil diduga mengalami rem blong sebelum tikungan. Kendaraan lepas kendali dan langsung masuk ke sungai dengan kedalaman air sekitar satu meter.
“Sebelum tikungan rem tiba-tiba tidak berfungsi. Saya coba arahkan ke pembatas jalan, tapi karena ada kendaraan di depan, saya banting setir ke kanan dan mobil langsung jatuh ke sungai,” ujar Andra.
Lanjutnya, akibat benturan keras, bagian kiri depan mobil mengalami kerusakan parah dan kendaraan sempat terendam air. Meski demikian, dirinya dan anaknya berhasil keluar dari mobil dan selamat, hanya mengalami syok tanpa luka serius.
Proses evakuasi kendaraan melibatkan dua unit mobil rescue Ditsamapta Polda Kalteng dibantu Petugas Pemadam Kebakaran Kota Palangka Raya. Evakuasi berlangsung sekitar satu jam hingga mobil berhasil diangkat ke tepi sungai.
Hujan yang mengguyur kawasan tersebut serta kondisi tikungan yang rawan diduga turut menjadi faktor penyebab kecelakaan.
Kecelakaan bermula saat dirinya berangkat dari rumah untuk mengantar anaknya ke sekolah. Karena kondisi lalu lintas di Jalan Temanggung Tilung padat, ia memilih melintasi Jalan Ir Soekarno.
“Sebelum tikungan, mobil tiba-tiba remnya blong dan tidak bisa dikendalikan. Saya sempat coba arahkan ke pembatas jalan, tapi karena ada kendaraan lain di depan, saya banting setir ke kanan dan mobil langsung jatuh ke sungai,” ujar Andra.
Kasatlantas Polresta Palangka Raya Kompol Egidio Sumilat melalui Kanit Gakkum Ipda Amat menjelaskan, kejadian berlangsung saat kondisi arus lalu lintas masih relatif lancar dan situasi cuaca dalam keadaan normal.
Berdasarkan hasil investigasi awal, kendaraan melaju dari arah Jalan G Obos menuju Jalan RTA Milono, kemudian masuk ke Jalan Ir Soekarno.
“Setibanya di lokasi kejadian, pengemudi melihat indikator rem menyala sehingga panik dan berusaha menghindari sepeda motor yang berada di depannya,” urainya.
Ia menambahkan, akibat manuver mendadak tersebut, mobil menabrak pembatas jalan dan langsung terperosok ke parit, sehingga menyebabkan kecelakaan lalu lintas tunggal dengan jenis lepas kendali.
“Kendaraan mengalami kecelakaan tunggal karena pengemudi panik saat melihat indikator rem menyala dan berusaha menghindari kendaraan di depannya.Akibat kejadian tersebut pengemudi hanya mengalami luka lecet dan tidak ada korban jiwa maupun kerusakan fasilitas umum yang serius,”tandasnya.(daq)
Editor : Agus Jaka Purnama