SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di kawasan Jalan Jenderal Sudirman Kilometer 30, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Minggu (25/1/2026).
Api dilaporkan sempat padam pada malam hari, namun kembali muncul keesokan harinya sehingga memerlukan penanganan lanjutan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotim.
Kepala Pelaksana BPBD Kotim Multazam, mengatakan laporan awal dari masyarakat diterima sekitar pukul 23.00 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, dirinya bersama dua personel langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan.
“Pada saat kami cek malam hari, api yang dilaporkan tidak ditemukan. Namun saat hendak kembali, kami mencium bau asap. Karena kondisi sudah gelap dan api diduga telah padam, kami kembali ke kantor,” ujar Multazam.
Pada pagi harinya, personel BPBD Kotim kembali melakukan pengecekan lapangan. Dari hasil ground check, ditemukan adanya lahan yang terbakar dengan luasan sekitar 50 x 20 meter.
Tak hanya itu, BPBD Kotim juga melakukan pemantauan udara menggunakan drone. Hasil pantauan menunjukkan luasan lahan terbakar cukup signifikan.
“Setelah itu kami kembali menerima laporan dari rekan BPBD Kabupaten Kotawaringin Barat yang melintas di lokasi, bahwa lahan tersebut kembali terbakar,” jelasnya.
Menindaklanjuti laporan tersebut, BPBD Kotim segera mengerahkan dua unit water tangki dengan enam personel ke lokasi untuk melakukan pemadaman. Api berhasil dipadamkan dan kondisi saat ini sudah terkendali.
“Untuk detail lengkapnya akan kami sampaikan kembali setelah seluruh tim tiba di kantor dan laporan resmi selesai,” pungkas Multazam.
BPBD Kotim mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan segera melaporkan apabila menemukan tanda-tanda kebakaran lahan, mengingat kondisi cuaca saat ini rawan terjadinya karhutla. (oes)
Editor : Slamet Harmoko