Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

BPBD Kotim Berharap Hujan Turun Malam Ini, BMKG Sebut Potensi Hujan Masih Lokal

Usay Nor Rahmad • Minggu, 25 Januari 2026 | 11:05 WIB

 

Kebakaran lahan di salah satu wilayah di Kecamatan Mentawa Baru Ketapang yang nyari meluas beruntung segera ada warga yang memadamkan, Minggu (25/1/2026). (Oes/Radar Sampit).   
Kebakaran lahan di salah satu wilayah di Kecamatan Mentawa Baru Ketapang yang nyari meluas beruntung segera ada warga yang memadamkan, Minggu (25/1/2026). (Oes/Radar Sampit).  

SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) berharap hujan dapat turun dalam waktu dekat untuk membantu menekan potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang mulai meningkat di sejumlah wilayah.

Kepala Pelaksana BPBD Kotim Multazam, menyampaikan harapannya agar hujan meski hanya berdurasi singkat bisa terjadi pada malam hari.

“Mudahan malam nanti ada hujan sebentar,” ujar Multazam, Minggu (25/1).

Harapan tersebut sejalan dengan rilis Peringatan Dini Cuaca Wilayah Kalimantan Tengah yang dikeluarkan BMKG untuk periode 25–27 Januari 2026.

Dalam analisis BMKG disebutkan adanya daerah perlambatan kecepatan angin atau konvergensi di sebagian wilayah Kalimantan Tengah, yang dapat memicu pertumbuhan awan hujan secara lokal.

Namun demikian, BMKG juga mencatat bahwa kelembapan udara cenderung berkurang atau belum cukup basah di sebagian wilayah Kalimantan Tengah, sehingga hujan belum merata dan umumnya bersifat lokal dengan durasi singkat.

Untuk 25 Januari 2026, BMKG menyatakan belum terdapat wilayah di Kalimantan Tengah yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat secara luas. Meski begitu, BMKG tetap mengingatkan potensi hujan lokal yang dapat disertai petir, kilat, dan angin kencang.

Sementara itu, pada 26 Januari 2026, Kabupaten Kotawaringin Timur masuk dalam daftar wilayah yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat, bersama sejumlah daerah lain seperti Kapuas, Pulang Pisau, Kota Palangka Raya, Kotawaringin Barat, dan Seruyan bagian selatan. Potensi hujan tersebut juga dapat disertai petir dan angin kencang.

BMKG mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah tetap waspada terhadap dampak cuaca ekstrem, termasuk genangan air, banjir lokal, pohon tumbang, serta angin puting beliung, meski hujan yang terjadi diperkirakan bersifat tidak merata.

BPBD Kotim sendiri terus meningkatkan kesiapsiagaan di lapangan, terutama di wilayah rawan karhutla, sembari berharap turunnya hujan dapat membantu meredam kondisi lahan yang kering dan menekan risiko kebakaran meluas. (oes)

Editor : Slamet Harmoko
#hujan lokal #sampit #kotim #bpbd kotim #kalteng