Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Ditinggal Mengajar di Sekolah, Rumah Guru SMP di Sampit Dibobol Maling

Fahry Ilhami Samosir • Jumat, 23 Januari 2026 | 22:59 WIB
ilustrasi pencurian
ilustrasi pencurian

SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com - R, guru perempuan di salah satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Sampit, Kotawaringin Timur (Kotim) menjadi korban pencurian pada Selasa (20/1/2026).

Akibat kejadian itu, korban kehilangan perhiasan senilai puluhan juta rupiah. Pencurian terjadi di rumah korban di Jalan Wengga Agung, Kecamatan Baamang, Sampit, yang selama ini ditempati bersama satu anakya.

Korban menjelaskan, kejadian berawal saat ia dan putranya baru tiba di rumah setelah pulang bekerja (mengajar di sekolah, Red) sekitar pukul 11.00 WIB siang. Hal mencurigakan pun muncul melihat lampu rumahnya menyala.

"Pas masuk rumah, kok lampu di dua kamar di rumah saya menyala. Padahal, sebelumnya sudah saya matikan sebelum pergi meninggalkan rumah," ujar korban dihubungi melalui sambungan telepon, Jumat (23/1/2026).

Merasa curiga, korban kemudian bergegas masuk ke dalam ruang kamar utama. Dan benar saja, sejumlah perhiasan yang disimpan di dalam kotak kecil hilang dicuri maling.

"2 cicin emas 99 dengan berat 10 gram hilang. Ada juga perhiasan lainnya yang diberi mendiang suami saya juga ikut raib karena dicuri kawana pelaku," ungkap korban.

Akibatnya kejadian itu, korban harus mengalami kerugian mencapai puluhan juta rupiah dan memberitahu tetangganya agar lebih berhati-hati dan waspada saat meninggalkan rumah.

"Yang paling sedih, cincin pemberian dari almarhum suami saya ikut dicuri. Mudah-mudahan, kasus ini bisa jadi perhatian petugas. Karena ulah mereka (pencuri) sudah keterlaluan," tandasnya. (sir/fm)

Editor : Farid Mahliyannor
#pencurian #disatroni maling #Rumah Guru #pembobolan