Radar Utama Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno Kalteng

Dua Orang Alami Luka Bakar dalam Kebakaran Warung di Jalur Sampit-Pangkalan Bun

Usay Nor Rahmad • Minggu, 18 Januari 2026 | 23:40 WIB

 

Petugas PMI Kotim saat berada di lokasi kebakaran Kios BBM di Jalan Jenderal Sudirman Kilometer 4 Sampit - Pangkalan Bun, Minggu malam (18/1 /2026). (Muhammad Sidik)
Petugas PMI Kotim saat berada di lokasi kebakaran Kios BBM di Jalan Jenderal Sudirman Kilometer 4 Sampit - Pangkalan Bun, Minggu malam (18/1 /2026). (Muhammad Sidik)

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Kebakaran melanda sebuah warung yang juga kios bahan bakar minyak (BBM) eceran yang juga menjual sembako di Jalan Jenderal Sudirman Kilometer 4, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Minggu malam (18/1/2026) sekitar pukul 22.14 WIB.

Peristiwa tersebut sempat menggegerkan warga sekitar dan pengguna jalan yang melintas.

Dalam insiden tersebut, seorang warga dilaporkan mengalami luka ringan. Korban segera dievakuasi dan dilarikan ke Rumah Sakit dr Murjani Sampit untuk mendapatkan perawatan medis. Hingga berita ini diturunkan, kondisi korban dilaporkan dalam keadaan sadar.

“Ada dua korban luka bakar sudah dilarikan ke RS Murjani,” ujar Muhammad Sidik, petugas PMI di lokasi kejadian.

Akibat kebakaran tersebut, kios BBM eceran beserta warunh sembako yang berada di lokasi dilaporkan hangus terbakar.

Selain itu, dua unit kendaraan yang terparkir di sekitar lokasi turut terdampak, masing-masing satu unit mobil Toyota Innova dan satu unit sedan Toyota Vios.

Kerugian materiil diperkirakan cukup besar, namun hingga kini belum ada keterangan resmi terkait nilai kerugian.

Insiden ini juga berdampak pada kelancaran lalu lintas. Arus kendaraan di Jalan Jenderal Sudirman, yang merupakan salah satu jalur utama di Kota Sampit, sempat mengalami kemacetan.

Sejumlah pengendara memperlambat laju kendaraan, bahkan berhenti untuk menyaksikan kejadian, sehingga antrean kendaraan tidak terhindarkan.

“Api cepat membesar, warga langsung menjauh karena takut terjadi ledakan. Jalan sempat macet karena banyak yang berhenti,” tambah Enal, warga yang melintas di lokasi sekitar.

Selain itu, kebakaran menyebabkan aliran listrik di sekitar lokasi padam. Pemadaman diduga dilakukan sebagai langkah pengamanan untuk mencegah potensi bahaya lanjutan.

Hingga berita ini diturunkan, pasokan listrik di beberapa titik sekitar lokasi belum sepenuhnya pulih.

Hingga kini, penyebab kebakaran masih belum diketahui. Aparat terkait masih melakukan pengamanan di lokasi serta pendataan awal. Penyelidikan lebih lanjut akan dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya pelaku usaha yang menyimpan bahan mudah terbakar, agar lebih berhati-hati serta memastikan instalasi listrik dan aspek keselamatan lainnya dalam kondisi baik guna mencegah kejadian serupa terulang kembali. (oes)

Editor : Slamet Harmoko
#pengecer bbm #kebakaran #sampit #warung