SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabu Khpaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengimbau warga yang bermukim di bantaran Sungai Cempaga untuk meningkatkan kewaspadaan.
Pasalnya, debit air sungai dilaporkan meningkat dalam beberapa hari terakhir dan memicu kemunculan buaya di sekitar permukiman.
Kepala Pelaksana BPBD Kotim Multazam, mengatakan pihaknya menerima laporan masyarakat terkait terlihatnya buaya di wilayah Desa Cempaka Mulia Barat, Kecamatan Cempaga.
Kemunculan satwa liar tersebut diduga berkaitan dengan kondisi sungai yang pasang hingga meluap ke area pemukiman.
“Kami mendapat laporan dari warga mengenai kemunculan buaya di kawasan Cempaga. Ini dipicu naiknya debit air Sungai Cempaga,” ujar Multazam, Selasa (6/1/2026).
Ia menjelaskan, pada kondisi air tinggi, satwa liar seperti buaya dapat keluar dari habitat alaminya dan mendekati lingkungan warga. Bahkan, berdasarkan laporan yang diterima, buaya sempat terlihat naik hingga ke ketitian batang rumah warga.
“Ketika air pasang cukup tinggi, buaya bisa terbawa arus atau naik ke daratan yang tergenang,” katanya.
BPBD Kotim, lanjut Multazam, terus melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan instansi terkait guna memastikan keselamatan masyarakat di sekitar bantaran sungai. Warga pun diminta membatasi aktivitas di sekitar Sungai Cempaga, terutama pada malam hari.
Ia juga menegaskan agar masyarakat tidak mendekati, apalagi mencoba menangani satwa liar yang muncul. “Jika melihat buaya atau satwa liar lainnya, segera laporkan ke pihak berwenang. Jangan bertindak sendiri,” tegasnya.
Hingga saat ini belum ada laporan korban akibat kejadian tersebut. Meski demikian, warga tetap diminta waspada selama debit air Sungai Cempaga masih tinggi guna mencegah risiko yang tidak diinginkan. (oes)
Editor : Slamet Harmoko