Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Security PBS di Antang Kalang Ditembaki dengan Senapan Angin

Fahry Ilhami Samosir • Senin, 5 Januari 2026 | 15:00 WIB
Ilustrasi-Sebuah Senapan Angin setelah ditembakan peluru
Ilustrasi-Sebuah Senapan Angin setelah ditembakan peluru


SAMPIT, radarsampitjawapos.com- Sebuah pos jaga perusahaan besar swasta perkebunan sawit dilaporkan menjadi sasaran penyerangan oleh orang tak dikenal (OTK) pada Minggu malam (28/12/2025).


Berdasarkan informasi yang dihimpun jurnalis Radar Sampit, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 22.30 WIB. Penyerangan bermula sekitar pukul 22.20 WIB ketika sejumlah orang datang dari arah samping pos jaga perusahaan dan langsung melepaskan tembakan. Di lokasi kejadian ditemukan tiga bekas tembakan yang diduga berasal dari senapan angin jenis PCP.


Saat kejadian, petugas jaga bernama Mintek yang berada di pos tersebut terpaksa menyelamatkan diri dengan melompat dan berlari ke arah blok sawit karena tembakan disertai teriakan para pelaku tidak berhenti. Dari kejauhan, Mintek masih memantau pergerakan para pelaku.


Warga tersebut menuturkan, setelah Mintek menjauh dari pos jaga perusahaan, para pelaku kemudian membakar pos jaga dan sepeda motor milik korban. Mintek yang berhasil melarikan diri lalu menghubungi tim keamanan untuk meminta bantuan.


Tim keamanan tiba di lokasi sekitar pukul 23.00 WIB dan mendapati pos jaga perusahaan dalam kondisi terbakar sebagian, sementara sepeda motor milik Mintek sudah hangus. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Mintek dilaporkan selamat, namun mengalami pegal di bagian pinggang akibat terjatuh saat melarikan diri.


Dalam proses penyelamatan diri, Mintek disebut sempat dikejar oleh para pelaku yang berteriak dengan kata-kata kasar dan meminta korban untuk berhenti berlari.

Akibat insiden ini, satu unit sepeda motor hangus terbakar dan pos jaga perusahaan mengalami kerusakan akibat kebakaran. Hingga kini, situasi di lokasi telah dinyatakan aman. Personel keamanan masih berjaga guna mengantisipasi potensi gangguan lanjutan.

Selanjutnya, petugas security itu mendatangi ke Mapolres Kotawaringin Timur (Kotim), untuk membuat laporan secara resmi. Dengan ditemani rekannya, ia mengadukan atas kasus penyerangan yang dialaminya.

Di depan Polisi, ia mengaku diserang oleh sekelompok orang tak dikenal dengan menggunakan senapan angin. Sementara, aksi penyerangan itu terjadi pada akhir Desember Tahun 2025 lalu. Beruntung, peluru yang dilayangkan oleh terduga pelaku tidak mengenainya.

Saat dikonfirmasi, Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain melalui Kasi Humas Polres Kotim AKP Edy Wiyoko telah membenarkan kejadian itu.

Menurutnya, saat ini para terduga pelaku tersebut telah berhasil diamankan. Selanjutnya, para terduga pelaku itu kini masih dilakukan pemeriksaan untuk diproses lebih lanjut.

"Benar. Untuk kejadiannya 5 hari yang lalu. Saat ini pelaku sudah diamankan di Polres Kotim. Dan senjata yang digunakan untuk menyerang korban, yakni menggunakan senapan angin. Namun, tembakan yang dilepas tidak langsung mengenai korban," ungkap Edy.

Saat ditanya lebih dalam, pihaknya belum mengetahui secara persis bagaimana kronologi aksi penyerangan di yang terjadi kantor security di PBS yang ada di Kecamatan Antang Kalang, Kabupaten Kotim itu.

"Yang pasti, saat ini anggota sedang di lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memeriksa saksi-saksi yang ada," tutupnya. (ang/sir)

Editor : Agus Jaka Purnama
#antang kalang #kapolres kotim #Diserang #polres kotim #security #senapan angin #Perusahaan Besar Swasta (PBS) #penyerangan