Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Sampit Berkabut Pagi Hari, Jarak Pandang Sempat Turun hingga 900 Meter

Usay Nor Rahmad • Jumat, 2 Januari 2026 | 08:15 WIB
Kabut menyelimuti Sungai Mentaya Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur. (DOK.Usay Nor Rahmad/Radar Sampit)
Kabut menyelimuti Sungai Mentaya Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur. (DOK.Usay Nor Rahmad/Radar Sampit)

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Kondisi cuaca berkabut menyelimuti Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), pada Jumat (2/1/2026) pagi. Kabut cukup tebal terjadi sejak pukul 07.00 WIB dan sempat mengurangi jarak pandang hingga 900 meter.

"Kabut cukup tebal dengan udara yang begitu dingin," ungkap Hidayah, salah seorang warga Kecamatan Mentawa Baru Ketapang.

Berdasarkan data BMKG Kotawaringin Timur, pada pukul 07.00 WIB cuaca di Sampit terpantau berkabut dengan suhu udara 23,7 derajat Celsius dan tingkat kelembaban mencapai 98 persen. Angin bertiup dari arah timur laut dengan kecepatan sekitar 6 kilometer per jam.

Seiring berjalannya waktu, kondisi cuaca mulai membaik. Pada pukul 08.00 WIB, kabut berubah menjadi halimun dengan jarak pandang meningkat hingga sekitar 3 kilometer.

Suhu udara juga naik menjadi 24,4 derajat Celsius, sementara kelembaban udara tercatat 96 persen. Arah angin berubah dari timur dengan kecepatan tetap 6 kilometer per jam.

BMKG Kotim mengimbau masyarakat, khususnya pengguna jalan, untuk tetap berhati-hati saat berkendara di pagi hari karena jarak pandang yang terbatas dapat meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.

Cuaca berkabut dan halimun seperti ini umumnya dipengaruhi oleh tingginya kelembaban udara pada pagi hari, terutama setelah malam dengan curah hujan ringan atau kondisi udara yang relatif dingin. (oes)

Editor : Slamet Harmoko
#sungai mentaya #kabut berduri #jarak pandang #kabut #sampit