Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Penumpang Kapal Jelang Nataru di Pelabuhan Sampit Capai Ribuan Orang

Yuni Pratiwi Iskandar • Rabu, 24 Desember 2025 | 22:30 WIB
Kepala KSOP Kelas III Sampit Hotman Siagian, jajaran serta Manager PT DLU Cabang Sampit Hendrik Sugiharto, memantau proses embarkasi KM. Dharma Ferry VI menuju Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.
Kepala KSOP Kelas III Sampit Hotman Siagian, jajaran serta Manager PT DLU Cabang Sampit Hendrik Sugiharto, memantau proses embarkasi KM. Dharma Ferry VI menuju Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

SAMPIT,radarsampit.jawapos.com- Aktivitas angkutan laut di Pelabuhan Sampit mengalami peningkatan pada momen perayaan Natal 2025 dan jelang Tahun Baru 2026. Berdasarkan laporan harian Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Sampit, arus kedatangan dan keberangkatan kapal penumpang mulai menunjukkan tren naik sejak H-7 Natal.

Kepala KSOP Kelas III Sampit Hotman Siagian menyampaikan, hingga H-1 Natal, tercatat sebanyak 912 penumpang naik dan 1.052 penumpang turun melalui Pelabuhan Sampit. Dengan tujuanan Tanjung Perak Surabaya dan Tanjung Emas Semarang.

 “Peningkatan arus penumpang sudah terlihat sejak H-5 hingga H-1 Natal,” ujar Hotman, Rabu (24/12)

Dalam periode tersebut, kapal KM Dharma Rucitra IV, KM. Dharma Ferry VI dan KM Lawit menjadi armada utama yang melayani angkutan penumpang. Selain penumpang, pergerakan kendaraan juga tercatat cukup signifikan, dngean total 30 unit kendaraan naik dan 90 unit kendaraan turun di Pelabuhan Sampit.

Ketua Posko Nataru Gusti Mukhlis menyampaikan,  berdasarkan perbandingan data angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024/2025 dengan 2025/2026, KSOP Sampit memperkirakan terjadi kenaikan volume penumpang sekitar 7 persen. Tren positif ini menunjukkan meningkatnyam inat masyarakat menggunakan transportasi laut, sekaligus menjadi tantangan dalam hal kapasitas dan pelayanan.

Gusti menjelaskan, pihaknya telah melakukan berbagai langkah antisipasi guna nmemastikan kelancaran arus penumpang, termasuk peningkatan pengawasan keselamatan, kesiapan armada, serta koordinasi dengan operator kapal seperti Pelni dan DLU.

“Keselamatan dan kenyamanan penumpang menjadi prioritas kami. Seluruh pelayanan angkutan laut selama periode Nataru dipastikan berjalan ssuai standar keselamatan pelayaran,” tuturnya.

KSOP Sampit mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan laut selama libur Natal dan Tahun Baru untuk memperhatikan jadwal keberangkatan, mematuhi aturan ke keselamatan, serta mengikuti arahan petugas di pelabuhan demi kelancaran dan keamanan bersama.

Sementara itu, arus keberangkatan penumpang di Pelabuhan Sampit pada Rabu (24/12) didominasi kapal milik PT Dharma Lautan Utama (DLU). Manager PT DLU Cabang Sampit Hendrik Sugiharto, menjelaskan bahwa pada hari tersebut KM Dharma Ferry VI diberangkatkan menuju Surabaya pada pukul 18.00 WIB.

Menurut Hendrik, seluruh tahapan pelayanan penumpang telah dimulai sejak sore hari. Terminal penumpang dibuka pada pukul 15.00 WIB untuk proses pemeriksaan dan check-in calon penumpang, kemudian dilanjutkan dengan embarkasi penumpang pada pukul 16.00 WIB.

“Untuk keberangkatan KM Dharma Ferry VI, total penumpang yang terangkut sebanyak 378 orang, terdiri dari 344 penumpang umum serta 34 orang pengemudi dan kernet,” ujar Hendrik.

Selain penumpang, kapal tersebut juga mengangkut kendaraan dan logistik. Tercatat sebanyak 23 unit sepeda motor, lima unit kendaraan keluarga, serta 29 unit logistik ikut di diberangkatkan menuju Surabaya.

Tak hanya itu, Hendrik menambahkan bahwa pada hari yang sama, tepatnya Rabu (24/12) pukul 24.00 WIB, KM Dharma Rucitra VI juga dijadwalkan berangkat dari Pelabuhan Sampit dengan tujuan Semarang. Hingga laporan sementara diterima, jumlah penumpang yang akan diangkut mencapai sekitar 210 orang.

“Kapal ini juga membawa kendaraan dan barang, antara lain 10 unit sepeda motor, delapan unit kendaraan keluarga, serta 15 unit logistik,” katanya.

 Ia menegaskan bahwa seluruh proses pelayanan dan keberangkatan kapal selama periode Natal dan Tahun Baru dil aksanakan sesuai dengan standar keselamatan pelayaran, dengan pengawasan ketat dari petugas pelabuhan. PT DLU, lanjut Hendrik, berkomitmenmemberikan pelayanan maksimal agar perjalanan penumpang berlangsung aman, tertib, dan lancar selama masa angkutan Nataru. (yn)

Editor : Agus Jaka Purnama
#angkutan laut #tanjung emas semarang #Tanjung Perak Surabaya #jelang nataru #Pelabuhan Sampit #perayaan natal #ksop sampit #KM Dharma Rucitra I #KM Lawit #PT Dharma Lautan Utama