SAMPIT, radarsampit.jawapos.com - Kejadian kecelakaan lalu lintas menimpa sebuah Bus DAMRI dari arah Kota Palangka Raya menuju Lamandau pada Selasa (16/12) malam.
Jasuli selaku sopir yang mengemudikan Bus Djawatan Angkoetan Motor Repoeblik Indonesia (DAMRI) bernomor pelat KH 7604 AI berangkat jam 17.00 WIB sore, di tengah perjalanan ia melihat sebuah truk berhenti dikarenakan mengalami pecah ban.
Dengan kesadaran penuh ia berupaya menghindari mobil yang berusaha menyalip untuk menghindari tabrakan.
Akibatnya, Bus yang mengangkut 23 penumpang nyungsep ke parit di Desa Parit, Kecamatan Cempaga Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur.
"Saya menerima kabar sekitar jam 10 malam tadi. Sopir bus awalnya menghindari truk yang berhenti karena pecah ban, tapi ada mobil lain yang ingin menyalip, menghindari kecelakaan, sopir spontan membanting setir hingga masuk parit," kata Ferdiansyah Admin Tiketing Perusahaan Otobus (PO) DAMRI saat diwawancarai di Terminal Patih Rumbih, Rabu (17/12).
Separuh penumpang masuk ke parit dan sebagian penumpang masih berada di bus. Semua penumpang dikabarkan dalam kondisi selamat.
"Semua penumpang kami selamat. Dikarenakan bus masuk ke dalam parit, sebagian penumpang dipindahkan ke Bus DAMRI dengan plat KH 7606 AI yang juga bersamaan menuju Sampit dan sebagian melanjutkan perjalanan menggunakan travel dan biayanya kami tanggung," katanya.
Hingga sore tadi, Bus DAMRI masih di lokasi kejadian dan akan digerek dengan bantuan alat berat.
"Sampai dengan sore ini, Bus masih di lokasi kejadian,sebagian ban belakang masih di atas permukaan jalan, sebagian ban depan masuk parit. Karena tidak cukup kuat ditarik mobil, jadi masih menunggu mencari bantuan alat berat ekskavator untuk evakuasinya," tandasnya. (hgn)
Editor : Slamet Harmoko