SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Sebanyak 46 pelamar lelang Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama yang lolos seleksi administrasi pada 5 Desember 2025, mengikuti tahapan seleksi penulisan makalah yang digelar selama dua hari, 11–12 Desember 2025, di Ruang Computer Assisted Test (CAT) Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kotawaringin Timur.
Kepala BKPSDM Kotim, Kamaruddin Makkalepu, mengatakan penulisan makalah dibagi menjadi tiga sesi. “Sesi pertama diikuti 43 pelamar, sesi kedua 22 pelamar, dan sesi ketiga besok pagi akan diikuti empat pelamar,” ujarnya, Kamis (11/12).
Sesi pertama berlangsung pukul 08.00–12.00 WIB, dilanjutkan sesi kedua pukul 13.00–17.00 WIB. Sesi ketiga dijadwalkan Jumat (12/12) pukul 07.00–11.00 WIB.
Menurut Kamaruddin, sebagian besar pelamar mendaftarkan diri untuk lebih dari dua posisi jabatan. “Pelamar rata-rata mengisi lebih dari dua posisi jabatan, termasuk peserta sesi ketiga,” katanya.
Sesuai ketentuan, penulisan makalah dilakukan di Ruang CAT BKPSDM tanpa akses internet dan peserta dilarang membawa ponsel. Tema makalah telah ditentukan sesuai jabatan yang dilamar.
“Judul ditentukan peserta, sekaligus membuat presentasi karena makalah tersebut akan dipresentasikan,” jelasnya.
Setelah tahap ini, para pelamar akan mengikuti seleksi kompetensi manajerial dan sosial kultural dengan metode assessment center pada 15–17 Desember 2025. Tahap berikutnya adalah seleksi kompetensi teknis, presentasi makalah, dan wawancara yang dijadwalkan pada 18–20 Desember 2025.
“Setiap pelamar akan diwawancarai oleh lima orang panitia seleksi yang dipimpin Pj Sekda Kotim, Umar Kaderi, satu pejabat dari Provinsi Kalteng, serta dua akademisi,” tambahnya.
Seleksi JPT Pratama di Kotim diikuti 49 pendaftar, namun hanya 46 yang dinyatakan lulus administrasi.
“Dari 49 pendaftar, empat tidak lolos karena dua tidak memenuhi syarat usia, satu belum lulus diklat, dan satu kekurangan berkas. Namun yang bersangkutan tetap lolos pada jabatan lain,” ungkap Kamaruddin.
Usai seluruh tahapan seleksi, panitia seleksi akan menetapkan tiga pelamar terbaik pada masing-masing jabatan. “Selanjutnya Bupati Kotim akan memilih satu dari tiga nama tersebut,” pungkasnya. (hgn/yit)
Editor : Heru Prayitno