SAMPIT, radarsampit.jawapos.com - Banjir rob (banjir pesisir) akibat air laut pasang rupanya tidak hanya terjadi di Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Pulau Hanaut dan Teluk Sampit.
Sejumlah desa di Kecamatan Seranau, Kabupaten Kotawaringin Timur juga ikut terdampak banjir rob, meski tak sampai merendam rumah warga.
"Pasang air tertinggi hanya satu jam saja, tidak sampai masuk ke dalam rumah. Ketinggian air sekitar 5 cm dari teras, jadi belum sampai masuk lantai rumah. Asalkan tidak diiringi hujan deras, tidak sampai kebanjiran," kata Camat Seranau, Dwi Kushendro, Selasa (9/12).
Dari 5 desa dan 1 kelurahan di Kecamatan Seranau, hanya Desa Batuah dan Seragam Jaya yang tidak terdampak banjir rob.
"Kondisi air pasang hanya dialami dampaknya di Desa Terantang, Terantang Hilir, Ganepo, dan Kelurahan Mentaya Seberang yang letaknya di bantaran Sungai Mentaya,"katanya.
Air pasang mulai terjadi sejak awal Desember hingga Senin (8/12) malam, masih terjadi air pasang pada jam-jam tertentu.
"Air mulai pasang sekitar jam 20.00-22.00 malam, pasang tertinggi sekitar jam 23.00 setelah itu menjelang pagi sudah berangsur surut, sehingga tidak ada yang perlu dikhawatirkan, warga juga sudah terbiasa menghadapi banjir air pasang," pungkasnya. (hgn)
Editor : Slamet Harmoko