Seperti yang terjadi di Jalan Samekto, Kecamatan Baamang, sebatang pohon cukup besar roboh ke jalan dan menutup akses lalu lintas. Sejumlah pengendara terpaksa melambatkan laju kendaraan untuk menghindari risiko kecelakaan.
"Petugas sudah ke lokasi mengatasinya," ungkap Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Kotawaringin Timur Multazam.
Sementara itu, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi H Asan Kotawaringin Timur merilis kondisi cuaca resmi pada pukul 13.00 WIB, yang menunjukkan gangguan cuaca cukup signifikan di wilayah Sampit.
BMKG merilis laporan kondisi cuaca resmi pada pukul 13.00 WIB. Dalam laporan tersebut, jarak pandang di Sampit hanya 500 meter dengan kondisi hujan lebat.
Suhu udara tercatat 25,3 derajat Celsius dengan tingkat kelembaban 86 persen. Angin bertiup dari arah barat dengan kecepatan mencapai 24 kilometer per jam.
BMKG mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi angin kencang, genangan air, serta pohon tumbang di wilayah-wilayah yang rawan. Warga dan pengendara diharapkan berhati-hati saat melintas di jalan yang dipenuhi pepohonan besar atau daerah yang mudah tergenang.
Hingga berita ini diturunkan, tidak ada laporan korban jiwa maupun luka. BPBD Kotim masih melakukan pendataan lanjutan terhadap titik-titik terdampak cuaca ekstrem tersebut. (oes)
Editor : Agus Jaka Purnama