PALANGKA RAYA,radarsampit.jawapos.com-Polsek Sabangau bersama Unit Reskrim dan Tim Inafis Polresta Palangka Raya merespons cepat laporan masyarakat terkait penemuan jasad seorang pria di sebuah warung kopi di Jalan Mahir Mahar (lingkar luar), Kelurahan Kereng Bangkirai, Kecamatan Sabangau, Jumat (28/11) dini hari.
Di lokasi kejadian, polisi mengamankan sejumlah barang. Satu unit motor, dompet, ponsel, dan uang tunai senilai Rp 607.000.
Saat ini, jajaran Kepolisian tengah berkoordinasi dengan pihak keluarga korban untuk penyerahan jenazah. Sembari mendalami keterangan saksi-saksi untuk memastikan tidak adanya unsur pidana dalam penemuan tersebut.
Informasi dihimpun dari anggota kepolisian menyebutkan, pria itu datang ke warung itu sekitar pukul 23.00WIB, Kamis (27/11) . Awalnya untuk memesan kopi. Ia bertemu dengan salah satu saksi, seorang wanita bernama Sulis Yanti (41).
Pertemuan itu berlanjut dengan tawar-menawar harga. Setelah kesepakatan terjadi, korban dan saksi kemudian masuk ke dalam kamar. Korban sempat meminta izin ke toilet sebentar sebelum kembali masuk ke bilik kamar.
Namun, belum sempat melakukan apa-apa, petaka terjadi. Pria itu tiba-tiba mengalami kejang-kejang hebat.
Kapolsek Sabangau Iptu Ahmad Taufiq memimpin personel menuju lokasi, begitu laporan diterima sekitar pukul 00.20 WIB. Setibanya di tempat kejadian perkara, petugas menemukan pria tersebut sudah tak bernyawa. Identitasnya diketahui inisial MO (49), warga Jalan Temanggung Kenyapi, Kelurahan Langkai.
Diungkapkannya, pria itu diduga mengalami sesak nafas dan didapati mengeluarkan busa dimulutnya. Saksi yang panik pun, segera memanggil rekannya untuk memastikan kondisi kliennya itu. Namun saat diperiksa denyut nadinya sudah tidak terasa.
Petugas di lokasi pun langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan pemeriksaan awal terhadap tubuh pria itu , serta meminta visum untuk memastikan penyebab kematian. Identitas para saksi juga telah dicatat untuk kepentingan penyelidikan.
“Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh, berdasarkan pemeriksaan awal. Kami sudah lakukan olah TKP dan meminta visum. Untuk penyebab pasti kematian, masih menunggu hasil dari pihak medis,” pungkas Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dedy Supriadi.
Kasus tersebut kini dalam penanganan penyidik Polsek Sabangau , untuk proses penyelidikan lebih lanjut.(daq/gus)
Editor : Agus Jaka Purnama