PANGKALAN BUN,radarsampit.jawapos.com- Menjelang meningkatnya mobilitas penumpang kapal laut saat momentum Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, PT Pelni meminta masyarakat untuk mewaspadai penipuan penjualan tiket kapal.
Masyarakat diminta untuk tidak membeli tiket kapal laut kepada calo atau orang yang tidak bertanggung jawab. Tetapi membeli tiket kapal laut melalui loket-loket resmi PT Pelni maupun agen resmi yang telah ditetapkan oleh perusahaan.
Kepala Cabang PT Pelni Pangkalan Bun Suwandi mengatakan, mereka telah menerima laporan masyarakat, mengenai adanya upaya penipuan berkedok agen tiket Pelni, yang menawarkan tiket kapal laut di media sosial dan grup pesan singkat.
"Jangan membeli tiket dari pihak yang tidak bertanggung jawab, termasuk calo, gunakan saluran resmi yang telah ditetapkan perusahaan," Imbaunya, Selasa (25/11).
Suwandi juga mengungkapkan, saat ini Pelni telah menyiapkan sebanyak 20 saluran resmi pembelian tiket kapal Pelni, termasuk melalui aplikasi Pelni Mobile.
Ditegaskannya, transaksi di luar saluran resmi beresiko tinggi terhadap penipuan, tiket palsu, maupun pembatalan sepihak tanpa pengembalian dana, sehingga akan sangat merugikan calon penumpang.
"Untuk memudahkan pelanggan, PELNI juga telah menyediakan ftur check-in online melalui aplikasi Pelni Mobile," tegas Suwandi.
Dijelaskannya, melalui aplikasi tersebut, pelanggan tidak hanya dapat membeli tiket dengan aman, tetapi juga langsung melakukan check-in dan mengakses boarding pass digital, sehingga tidak perlu mencetak ulang tiket saat hari keberangkatan.
"Kami terus mengedukasi masyarakat agar berhati-hati terhadap penipuan. Pastikan hanya membeli tiket melalui channel resmi yang ditetapkan PELNI. Aplikasi PELNI Mobile adalah pilihan paling aman dan praktis,” pungkas Suwandi. (tyo/gus)
Editor : Agus Jaka Purnama