Radar Utama Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno Kalteng

Taman Pasar Ikan Indra Sari Diduga Jadi Tempat Pesta Miras

Koko Sulistyo • Senin, 17 November 2025 | 12:01 WIB
RUANG PUBLIK: Taman Pasar Saik Indrasari di Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat, belum lama ini.AGUS/RADAR SAMPIT 
RUANG PUBLIK: Taman Pasar Saik Indrasari di Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat, belum lama ini.AGUS/RADAR SAMPIT 

PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com – Taman di samping Pasar Sayur dan Ikan (Saik) Indra Sari, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat, diduga kerap menjadi lokasi pesta minuman keras oleh kelompok remaja usia sekolah.

Mirisnya, dalam kelompok tersebut terdapat pula anak-anak yang diduga masih berstatus pelajar sekolah dasar. Selain remaja laki-laki, terlihat juga remaja perempuan yang ikut terlibat saat pesta miras berlangsung.

Warga sekitar mengeluhkan aktivitas tersebut karena para remaja kerap berteriak-teriak dalam keadaan mabuk. Mereka juga membawa sepeda motor berknalpot brong ke area taman, sehingga menambah kebisingan.

Menurut informasi warga, perkelahian antarkelompok remaja juga kerap terjadi akibat pengaruh alkohol. Jumlah remaja yang berkumpul disebut semakin banyak menjelang larut malam.

“Banyak anak yang mabuk-mabukan. Kalau dilihat usianya, ada yang sekitar kelas enam SD sampai SMP,” ujar Ramadhan, warga sekitar, Minggu (16/11).

Sebelumnya, para remaja itu disebut sering menenggak minuman keras di kafe dermaga Pasar Indra Sari. Namun dalam beberapa bulan terakhir mereka berpindah ke area taman.

Ramadhan menambahkan, warga sebenarnya sudah berusaha menegur, tetapi tidak pernah digubris. Ia khawatir jika situasi tersebut dibiarkan, warga bisa kehilangan kesabaran dan terjadi hal yang tidak diinginkan.

“Sudah tidak bisa ditegur. Kami berharap Satpol PP bisa patroli ke taman Pasar Indra Sari, terutama pada malam Minggu, untuk memberikan efek jera. Kasihan anak-anak kalau dibiarkan akan semakin terjerumus,” ujarnya.

Warga lainnya, Apri, juga mengaku sering terganggu oleh suara ribut dari arah taman. Ia berharap ketua lingkungan dapat berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas untuk menangani persoalan tersebut sebelum warga turun tangan.

“Taman itu awalnya diperuntukkan sebagai tempat istirahat bagi pengunjung pasar. Tapi karena kurang dimanfaatkan, akhirnya digunakan untuk kegiatan negatif yang meresahkan,” pungkasnya. (tyo/yit)

 

Editor : Slamet Harmoko
#Pasar Indrasari #taman #mabuk - mabukan