SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Warga RT 74, Kelurahan Baamang Hulu, Kecamatan Baamang, dibuat geger usai aliran listrik di wilayah mereka padam total sejak Selasa (11/11) dini hari.
Setelah diselidiki, penyebabnya ternyata bukan gangguan teknis, melainkan kabel trafo milik PLN yang dicuri.
Aksi pencurian ini menambah panjang daftar kasus serupa yang menyasar fasilitas milik PLN di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).
Insiden tersebut terjadi di Jalan Pelita Barat dan mengakibatkan seluruh rumah warga sekitar gelap gulita hingga siang hari.
Ketua RT 74 RW 10 Abdul Somad mengatakan, awalnya mengira pemadaman disebabkan perbaikan jaringan.
”Kami sempat heran, kok listrik di kompleks sebelah tetap menyala. Pas siangnya, petugas PLN datang dan memberitahukan kalau kabel trafo hilang lantaran diduga dicuri kawanan pelaku,” ungkap Abdul di kediamannya.
Dia juga merasa aneh dengan keberanian pencuri yang nekat memotong kabel listrik bertegangan tinggi. Menurutnya, pelaku bukan orang sembarangan.
”Siapa sih yang berani mencuri kabel listrik dalam keadaan aktif? Saya yakin pelakunya bukan orang biasa. Mereka pasti memiliki kemampuan khusus, spesialis pencurian kabel PLN,” ujarnya.
Kasus ini kini dalam penyelidikan pihak berwenang. Warga berharap pelaku segera tertangkap agar kejadian serupa tidak terulang dan pasokan listrik kembali aman. (sir/ign)
Editor : Gunawan.