Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Ternyata Pembunuh Dosen Cantik Ini Adalah Polisi Berpangkat Bripda

Slamet Harmoko • Senin, 3 November 2025 | 10:26 WIB
Bripda Waldi
Bripda Waldi

Radarsampit.jawapos.com – Kasus kematian dosen cantik di Muara Bungo, Jambi, memasuki babak baru. Polisi mengungkap bahwa pelaku pembunuhan ternyata seorang anggota kepolisian berusia 22 tahun.

Untuk mengaburkan jejak kejahatannya, pelaku bernama Waldi ini mengenakan rambut palsu agar tak terlihat jelas saat terekam kamera pengawas.

Pelaku bernama Waldi, anggota Polres Tebo berpangkat Bripda. Ia ditangkap pada Minggu (2/11/2025) sore di sebuah kamar indekos di wilayah Tebo tanpa perlawanan.

“Yang bersangkutan sudah kami amankan beserta sejumlah barang bukti,” kata Kapolres Bungo AKBP Natalena Eko Cahyono.

Korban diketahui bernama Erni Yuniati, 37 tahun, dosen Institut Administrasi dan Kesehatan Setih Setia (IAKSS) Muara Bungo.

Ia ditemukan tewas di rumahnya di kawasan Rimbo Tengah, Sabtu siang kode 1 November 2025, setelah dua hari tidak bisa dihubungi oleh rekan kerja.

Almarhumah Erni Yuniati
Almarhumah Erni Yuniati

Saat pintu rumah dibuka, Erni ditemukan terbaring di tempat tidur dengan kondisi mengenaskan.

Polisi menduga pembunuhan dilakukan dengan perencanaan matang. Waldi disebut mengenakan wig berambut panjang untuk keluar-masuk rumah korban tanpa menimbulkan kecurigaan warga maupun CCTV lingkungan.

“Dari rekaman yang kami temukan, sosok pelaku tampak seperti laki-laki berambut gondrong,” ujar Natalena.

Selain menghilangkan nyawa korban, pelaku juga membawa kabur mobil, sepeda motor, dan sejumlah perhiasan milik Erni.

Mobil Honda Jazz korban ditemukan sekitar 300 meter dari indekos Waldi di Tebo, sementara sepeda motor Honda PCX ditemukan di area parkir RSUD Hanafie Muara Bungo. Di dalam mobil itu, polisi turut menemukan ponsel korban.

Dugaan adanya pelaku lain belum sepenuhnya tertutup. Polisi masih mendalami kemungkinan keterlibatan pihak lain, termasuk motif pribadi di balik pembunuhan tersebut.

“Ada indikasi hubungan khusus antara korban dan pelaku. Namun, kami masih memeriksa saksi-saksi tambahan untuk memastikan,” ujar Natalena.(jpg)

Editor : Slamet Harmoko
#Pembunuh dosen cantik #Polisi bunuh dosen #dosen cantik dibunuh polisi #Bripda Waldi