Radarsampit.jawapos.com - Polisi akhirnya mengungkap sosok pemasok narkoba untuk artis Onadio Leonardo atau Onad, yang baru-baru ini ditangkap karena kasus penyalahgunaan narkotika.
Pelaku diketahui berinisial KR, yang diduga menjadi sumber pasokan barang haram untuk mantan vokalis Killing Me Inside itu.
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Barat AKP Wisnu membenarkan penangkapan KR di wilayah Sunter, Jakarta Utara. Polisi menyebut, KR adalah orang yang memberikan narkoba kepada Onad.
"Inisial KR, itu diamankan di Sunter. Perannya sebagai orang yang kasih barang narkotika ke OL," ujar AKP Wisnu saat dihubungi, Sabtu (1/11).
Penangkapan KR dilakukan pada Rabu (29/10) di Tanjung Priok, Jakarta Utara. Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan sejumlah barang bukti, termasuk narkoba jenis sabu dan ekstasi.
"Untuk barang bukti yang didapat dari inisial KR, yang diamankan di Sunter, di antaranya narkotika jenis ekstasi dan sabu dalam plastik klip. Plastik klipnya dalam artian gini, plastik klip bekas sabu, sama plastik klip bekas ekstasi. Kemudian, yang pastinya ada alat yang digunakan, yaitu alat isap, cangklong, bong, dan pipet. Kemudian, korek api yang sudah dimodifikasi," jelas Wisnu.
Dari penangkapan KR, polisi kemudian melakukan pengembangan hingga berhasil mengamankan Onad bersama istrinya, Beby Prisillia, di sebuah perumahan di Tangerang Selatan.
Meski sempat ikut dibawa ke kantor polisi, sang istri, Beby akhirnya dipulangkan setelah hasil pemeriksaan menunjukkan dirinya negatif narkoba.
"Kalau istrinya sudah dilakukan pemeriksaan, hasil tes urinenya negatif narkoba," ungkap AKP Wisnu.
Onad Positif Ganja dan Ekstasi
Berbeda dengan sang istri, hasil pemeriksaan terhadap Onad menunjukkan hasil positif. Polisi memastikan Onad mengonsumsi dua jenis narkotika, yakni ganja dan ekstasi.
"Positif ganja dan ekstasi," tambah AKP Wisnu. Selain itu, rekan Onad yang berinisial KR juga dinyatakan positif menggunakan narkoba.
Kasus ini kini masih terus dikembangkan oleh penyidik Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat. Polisi tengah mendalami peran masing-masing pihak yang terlibat, termasuk hubungan antara Onad dan pemasoknya.
"Pemeriksaan masih berjalan untuk memastikan peran masing-masing," kata Wisnu. (jpg)
Editor : Slamet Harmoko