SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Insiden tongkang bermuatan bauksit yang menabrak lanting dan jamban milik warga di Dusun Teluk Tewah, Desa Luwuk Bunter, Kecamatan Cempaga, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), langsung direspons cepat oleh pihak perusahaan pemilik tongkang. Mereka bergerak cepat memberikan ganti rugi kepada warga yang terdampak.
Peristiwa yang viral di media sosial pada Rabu (15/10/2025) itu sempat membuat panik warga setempat. Tongkang besar yang sedang melintas tiba-tiba oleng dan menabrak sejumlah bangunan terapung di tepi sungai.
Kepala Desa Luwuk Bunter, Kurnainnoor, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, penyebab insiden itu diduga karena gangguan pada mesin penggerak tongkang yang membuat awak kapal kehilangan kendali.
“Benar, kejadiannya karena mesin penggerak mengalami gangguan, jadi tidak bisa dikendalikan,” ujar Kurnainnoor, Kamis (16/10/2025).
Meski tidak ada korban jiwa, benturan keras itu menyebabkan beberapa lanting dan jamban warga rusak parah. Beruntung, pihak perusahaan tidak lepas tangan dan langsung menemui warga untuk menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan.
“Sudah diselesaikan oleh pihak perusahaan. Mereka memberikan ganti rugi sesuai tingkat kerusakan. Ada yang diganti sekitar Rp8 juta sampai Rp15 juta,” jelasnya.
Kurnainnoor mengapresiasi langkah cepat perusahaan yang dinilai bertanggung jawab terhadap insiden tersebut. Ia berharap sikap ini bisa menjadi contoh bagi pihak lain agar setiap kegiatan operasional di sungai lebih berhati-hati.
“Kami harap kejadian seperti ini tidak terulang lagi. Perusahaan harus memastikan peralatan dan mesin dalam kondisi baik sebelum beroperasi agar tidak merugikan masyarakat,” tandasnya.
Insiden ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan terhadap aktivitas tongkang di aliran sungai yang berdekatan dengan pemukiman warga, terutama di wilayah Kotim yang menjadi jalur utama distribusi hasil tambang dan perkebunan.
Diberitakan sebelumnya, Sebuah tongkang bermuatan penuh bauksit dilaporkan menyerempet lanting dan jamban warga hingga hancur di Dusun Teluk Tewah, Desa Luwuk Bunter, Kecamatan Cempaga, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).
Insiden ini sempat membuat warga panik. Peristiwa tersebut terekam dalam video yang beredar di media sosial, Rabu (15/10/2025). (oes)
Editor : Slamet Harmoko