Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Tayangan Soal Pesantren Tuai Kecaman, Trans7 Akhirnya Minta Maaf

Slamet Harmoko • Selasa, 14 Oktober 2025 | 11:23 WIB
Salah satu Hastag boikot Trans7 viral di dunia maya karena salah satu tayangan dalam programnya dianggap mendeskriditkan pondok pesantren. (Dony/jawapos.com)
Salah satu Hastag boikot Trans7 viral di dunia maya karena salah satu tayangan dalam programnya dianggap mendeskriditkan pondok pesantren. (Dony/jawapos.com)

Radarsampit.jawapos.com - Stasiun televisi Trans 7 tengah menjadi sorotan publik setelah salah satu programnya dinilai menyinggung dan merendahkan martabat kiai, santri, serta kalangan pesantren.

Tayangan tersebut dianggap menampilkan narasi yang keliru karena menggambarkan sosok kiai hidup mewah dan meminta uang dari santri maupun jamaah, sehingga menimbulkan kesan negatif terhadap lingkungan pesantren.

Menanggapi kritik yang meluas, Trans 7 akhirnya menyampaikan permohonan maaf secara resmi atas kekeliruan tersebut.

Baca Juga: Janjikan Masuk Polri Jalur 'Orang Dalam', Pria Ngaku Staf DPR Ini Untung Rp750 Juta dari Korban

“Sehubungan dengan tayangan tentang Pondok Pesantren Lirboyo yang ditayangkan di program Xpose Uncensored Trans 7 pada 13 Oktober 2025, kami telah melakukan peninjauan ulang dan mengambil langkah perbaikan atas keteledoran yang menimbulkan kerugian bagi Keluarga Besar PP Lirboyo,” tulis pihak Trans 7 dalam pernyataannya.

Pihak stasiun televisi itu mengakui bahwa kesalahan terjadi karena kurangnya pemahaman terhadap nilai-nilai dan tradisi yang berlaku di lingkungan pesantren.

“Dengan penuh kerendahan hati, kami memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada para kiai, pengasuh, santri, serta alumni Pondok Pesantren Lirboyo, khususnya di bawah naungan PP Putri Hidayatul Mubtadiaat. Kami juga meminta maaf kepada masyarakat luas atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan,” lanjut pernyataan tersebut.

Trans 7 memastikan telah melakukan evaluasi internal agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.

Baca Juga: Praperadilan Ditolak, Proses Kasus Dugaan Korupsi Nadiem Makarim Berlanjut

Lebih lanjut dinyatakan Trans7, pihaknya telah menyampaikan permohonan maaf secara langsung melalui Gus Adib, salah satu putra KH. Anwar Mansyur atas kejadian ini.

Salah satu tayangan program Xpose Trans7 sempat menayangkan video memperlihatkan para santri dan jamaah sedang menyalami kiai yang sedang duduk.

Tayangan tersebut juga menampilkan potongan video pada saat kiai yang sedang turun dari mobil.

Video itu jadi negatif gara-gara narasi yang diberikan narator terkesan merendahkan karena menyatakan kiai seolah pemburu amplop dari santri dan para jamaahnya. (jpg)

Editor : Slamet Harmoko
#trans7 #trans 7 #Boikot trans7 #BoikotTrans7 #pesantren