Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Hujan Guyur Sampit Selama Enam Jam, Sejumlah Wilayah Mulai Terendam

Usay Nor Rahmad • Sabtu, 4 Oktober 2025 | 17:05 WIB
Jalan Anggur III, Kelurahan MB Hilir, Kecamatan MB Ketapang, mulai terendam air akibat hujan deras, Sabtu sore (4/10 /2025).
Jalan Anggur III, Kelurahan MB Hilir, Kecamatan MB Ketapang, mulai terendam air akibat hujan deras, Sabtu sore (4/10 /2025).

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Hujan deras yang mengguyur sejak pukul 11.00 hingga 17.00 WIB membuat sejumlah wilayah di Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), mulai terendam, Sabtu (4/10/2025).

Intensitas hujan yang cukup lama disertai guntur dan kilat membuat sebagian jalan dan permukiman tergenang air.

"Saya mendapatkan laporan setumlah titik seperti di Jalan Anggur, Kelurahan Mentawa Baru Hilir, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, mulai tergenang," ungkap Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Kotawaringin Timur Multazam.

Sementara itu, berdasarkan data dari Stasiun Meteorologi (BMKG) Kotim, pada pukul 16.00 WIB kondisi cuaca di wilayah Sampit tercatat hujan ringan disertai guntur. Suhu udara berada di kisaran 22,4°C dengan kelembaban mencapai 94 persen.

Jarak pandang berkurang hingga 5 kilometer akibat hujan dan kabut tipis, sementara arah angin bertiup dari timur laut dengan kecepatan 8 kilometer per jam.

Pihak BMKG juga mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk Kalimantan Tengah yang berlaku sejak pukul 16.15 WIB.

Dalam keterangan resminya, BMKG menyebut wilayah Kotawaringin Timur, terutama Kecamatan Kota Besi, Cempaga, Parenggean, dan Telawang, berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang.

Kondisi ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga pukul 19.00 WIB, dan dapat meluas ke sejumlah kecamatan lain di Kotim seperti Baamang, Mentawa Baru Ketapang, Mentaya Hulu, Mentaya Hilir Utara, Mentaya Hilir Selatan, Pulau Hanaut, Antang Kalang, Teluk Sampit, Seranau, Cempaga Hulu, Bukit Santuai, Tualan Hulu, dan Telaga Antang.

Beberapa warga di kawasan padat penduduk, seperti Jalan Anggur, Kelurahan Mentawa Baru Hilir, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, dan sekitarnya.

Serta sejumlah titik di Kecamatan Baamang, seperti Jalan Walter Condrad, Cristopel Mihing, dan sekitarnya, telah melaporkan terjadinya genangan, genangan air mulai menutup jalan sejak sore.

“Air cepat naik karena parit di sekitar rumah tidak mampu menampung debit air hujan,” kata Junai, warga Kecamatan Mentawa Baru Ketapang .

Warga diminta tetap waspada terhadap kemungkinan banjir dan pohon tumbang akibat cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi malam ini. (oes)

Editor : Slamet Harmoko
#banjir #sampit #banjir sampit #hujan