Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Ternyata Ini Alasan TNI AD Menempatkan Rudal Balistik KHAN ITBM-600 di Pulau Kalimantan

Slamet Harmoko • Minggu, 21 September 2025 | 12:00 WIB

 

Kadispenad Brigjen TNI Wahyu Yudhayana. (Syahrul Yunizar/JawaPos.com)
Kadispenad Brigjen TNI Wahyu Yudhayana. (Syahrul Yunizar/JawaPos.com)

Radarsampit.jawapos.com - TNI Angkatan Darat resmi menempatkan rudal balistik jarak menengah KHAN ITBM-600 di Kalimantan Timur.

Persenjataan strategis tersebut ditempatkan di Batalyon Armed 18/Buritkang yang bermarkas di Tenggarong.

Penempatan rudal ini bukan semata karena adanya Ibu Kota Nusantara (IKN), melainkan berdasarkan sejumlah pertimbangan strategis.

Kepala Dinas Penerangan TNI AD, Brigjen TNI Wahyu Yudhayana, menjelaskan bahwa rudal KHAN batch pertama yang dikirim langsung dari Roketsan, Turki, setara dengan kekuatan satu batalyon armed.

Baca Juga: Keren! TNI AD Tempatkan Rudal Balistik KHAN ITBM-600 di Kalimantan

Formasinya terdiri dari satu baterai markas dan empat baterai operasional. Sementara itu, batch kedua pengadaan rudal KHAN dijadwalkan tiba di Indonesia pada tahun depan.

“Penempatan rudal KHAN di Kaltim bertujuan memperkuat sistem pertahanan kita. Indonesia menganut konsep pertahanan keamanan rakyat semesta dan pertahanan berbasis pulau-pulau besar. Karena itu, penentuan lokasi alutsista selalu mempertimbangkan banyak aspek, mulai dari jarak jangkau hingga cakupan wilayah,” ujar Wahyu, Sabtu (20/9/2025).

Potret Rudal Balistik Jarak Menengah KHAN yang dibeli oleh Indonesia dari Turkiye. (Roketsan)
Potret Rudal Balistik Jarak Menengah KHAN yang dibeli oleh Indonesia dari Turkiye. (Roketsan)

Ia menegaskan, TNI AD berupaya memastikan gelar kekuatan sesuai dengan konsep pertahanan pulau besar di Indonesia.

Dengan demikian, alutsista yang dimiliki diharapkan mampu menjangkau seluruh wilayah, termasuk kawasan perbatasan dengan negara tetangga.

”Sehingga deploy untuk alutsista tentu dipertimbangka pada konsep pertahanan itu, bisa menjangkau seluruh wilayah tanah air, dan bisa meng-cover konsep lima pulau besar. Karena kita juga merupakan bagian dari konsep pertahanan yang sudah disusun,” jelasnya.

Wahyu pun menambahkan bahwa Indonesia merupakan negara yang menganut politik bebas aktif. Sehingga berkaitan dengan hubungan luar negeri, Pemerintah Indonesia bersahabat dengan semua negara, dengan semua bangsa. Namun, dia menekankan bahwa TNI harus tetap bersiap. Termasuk TNI AD yang memiliki tugas menjaga kedaulatan.

”Kita juga harus siap setiap saat untuk mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dasarnya tadi itu tadi, sistem pertahanan keamanan yang kita miliki dan konsep pertahanan pulau-pulau besar yang kita miliki,” imbuhnya.

Editor : Slamet Harmoko
#tni ad #alutsista #rudal balistik