SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Hujan deras kembali memutus akses utama warga di Kecamatan Telaga Antang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kamis sore (11/9/2025).
Akibat putusnya jalan kabupaten tersebut tiga desa yakn Tanjung Harapan, Agung Mulya, hingga Beringin Agung, terancam terisolasi.
Gorong-gorong yang tak mampu menahan derasnya aliran air jebol. Tanah di sekitarnya terkikis, sehingga badan jalan ambruk.
“Sekarang kendaraan sama sekali tidak bisa lewat,” kata Camat Telaga Antang Sudar, Jumat (12/9/2025).
Sudar menyebut lokasi jalan berada di dataran rendah perkebunan warga. Selama ini, jalur itu menjadi satu-satunya akses vital bagi ribuan penduduk.
“Begitu putus, semua aktivitas warga ikut terhenti,” tegasnya.
Dampaknya langsung dirasakan masyarakat. Anak-anak sekolah terpaksa menempuh jalur memutar yang lebih jauh, sementara angkutan sawit harus mencari jalan alternatif hingga 15 kilometer.
“Pelajar paling kasihan. Mereka harus berangkat lebih pagi karena jarak jadi dua kali lipat,” ucapnya.
Upaya darurat sempat dilakukan dengan menumpuk kayu di lokasi. Namun tidak bertahan lama.
“Sudah tidak mungkin hanya tambal sulam. Harus ada perbaikan permanen,” kata Sudar.
Ia memastikan laporan sudah disampaikan ke dinas terkait. Warga berharap jalan tersebut bisa masuk anggaran perubahan tahun ini.
“Kalau menunggu 2026, terlalu lama. Jalan ini urat nadi desa. Tanpa itu, ekonomi, pendidikan, sampai akses kesehatan warga ikut terputus,” pungkasnya. (oes)
Editor : Slamet Harmoko