SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Kabut ketidakpastian masih menyelimuti hilangnya Bripda Muhammad Fadel, personel Satuan Intelkam Polres Kotawaringin Timur (Kotim).
Hingga Senin (8/9), belum ada informasi pasti mengenai keberadaan pemuda itu setelah dinyatakan hilang pada 20 Agustus lalu. Keluarga terus berupaya agar Fadel kembali.
Upaya itu ditempuh dengan menunjuk kuasa hukum untuk menindaklanjuti kasus dan membawa persoalan ini ke berbagai institusi di Jakarta.
Rusdi Agus Susanto dari Kantor Hukum LAW Firm RAS Palangka Raya mengatakan, pihaknya akan melakukan kajian berdasarkan data yang dimiliki sebelum menentukan langkah selanjutnya.
”Termasuk kemungkinan membawa perkara ini ke tingkat yang lebih tinggi jika diperlukan," ujar Rusdi usai mendatangi Polres Kotim, Senin (8/9).
Ibu dan saudara Fadel tampak sesekali terisak saat memberikan keterangan pada wartawan usai mendatangi Polres Kotim.
Mereka mengaku kelelahan dan bingung, karena belum memperoleh informasi pasti mengenai keberadaan pemuda tersebut.
Informasi awal yang menyebutkan bahwa Fadel sempat terbang ke Makassar melalui Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya ternyata keliru.
Identitas yang dimaksud adalah orang lain dengan nama serupa yang saat itu memang bepergian ke Makassar.
”Berdasarkan informasi yang kami peroleh, kecil kemungkinan Fadel berada di Makassar," kata Rusdi.
Rusdi menambahkan, pihaknya mendatangi Polres Kotim untuk menanyakan perkembangan dan tindak lanjut atas laporan yang sebelumnya disampaikan keluarga.
Setelah menunggu cukup lama, mereka akhirnya bertemu salah satu pejabat Polres.
”Kami menanyakan perkembangan informasi. Keterangan yang kami terima tetap sama. Kasus ini dalam proses penyidikan dan pemeriksaan. Pihak kepolisian menyarankan agar kami mengonfirmasi ke pimpinan," ujar Rusdi, sembali menirukan keterangan pejabat yang ditemui.
Meski demikian, Rusdi optimistis kepolisian akan profesional dalam menelusuri keberadaan Fadel.
”Ini bukan soal hilangnya barang, melainkan manusia. Kami minta perhatian serius dari semua pihak, khususnya kepolisian, karena Fadel adalah putra Kotim yang masuk jalur prestasi sehingga menjadi bagian institusi Polri," tegasnya. (ang/ign)
Editor : Gunawan.