Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Pemuda Lintas Iman Kalteng Tegakkan Prinsip Falsafah Huma Betang

Dodi Abdul Qadir • Senin, 8 September 2025 | 10:35 WIB
KOMITMEN: Organisasi kepemudaan agama melakukan Deklarasi Damai Huma Betang Pemuda Lintas Iman di Betang Hapakat, Minggu (7/9/2025).
KOMITMEN: Organisasi kepemudaan agama melakukan Deklarasi Damai Huma Betang Pemuda Lintas Iman di Betang Hapakat, Minggu (7/9/2025).

PALANGKA RAYA, radarsampit.jawapos.com – Seruan menjaga persatuan kembali bergema di Bumi Tambun Bungai.

Sejumlah organisasi kepemudaan lintas iman di Kalimantan Tengah, yakni GP Ansor, Pemuda Muhammadiyah, GAMKI, Pemuda Katolik, dan Perhimpunan Pemuda Hindu Indonesia (Paradah), menggelar Deklarasi Damai Huma Betang di Betang Hapakat, Minggu (7/9).

Deklarasi ini menjadi simbol komitmen kaum muda Kalteng mengamalkan nilai Pancasila, memperkuat toleransi, serta menjaga kerukunan di tengah keberagaman.

Para pemuda juga menegaskan tekad menghidupkan falsafah Huma Betang sebagai landasan hidup bersama, sekaligus mendukung nilai luhur dalam Dokumen Damai Tumbang Anoi.

Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran yang hadir langsung menekankan pentingnya kebersamaan.

”Kalau kita terpecah belah, kita akan runtuh. Tapi kalau rukun, kita kuat. Jadi tegakkan prinsip Huma Betang di Kalteng,” tegasnya.

Agustiar mengapresiasi langkah pemuda lintas iman sebagai bukti nyata perbedaan agama dan suku tak menjadi penghalang untuk bersatu.

Dia mengingatkan deklarasi ini harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.

Ketua GP Ansor Kalteng Arjoni menegaskan deklarasi ini lahir dari kegelisahan atas potensi perpecahan.

”Ini komitmen kami menjaga falsafah Huma Betang dan kedamaian di bumi Tambun Bungai. Titik awal bagi pemuda Kalteng untuk menjaga kerukunan dan kebangsaan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Satgas Deklarasi Akhmad Rusdiyannor menilai langkah kecil ini bisa menjadi pijakan besar bagi terciptanya Kalteng yang aman dan harmonis.

”Deklarasi ini memperkuat semangat persatuan, mengokohkan falsafah Huma Betang sebagai pilar kedamaian. Sinergi pemuda, kepolisian, dan lembaga adat akan jadi fondasi menjaga persaudaraan,” katanya.

Deklarasi Damai Huma Betang diharapkan tak berhenti sebatas simbol, tetapi menjadi gerakan nyata menumbuhkan kesadaran masyarakat bahwa kerukunan adalah kunci kekuatan Kalteng. (daq/ign)

Editor : Gunawan.
#pemuda lintas agama #Huma Betang #kalteng