Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

BK117-D3, Helikopter 'Paling Aman' yang Hilang Misterius di Kalimantan Selatan

Usay Nor Rahmad • Rabu, 3 September 2025 | 14:50 WIB
Helikopter tipe BK117-D3 milik Eastindo Air (foto:eastindo.com)
Helikopter tipe BK117-D3 milik Eastindo Air (foto:eastindo.com)

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Hilangnya helikopter BK117-D3 dengan kode registrasi PK-RGH di wilayah Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, membuat publik terhenyak.

Pasalnya, helikopter bermesin ganda buatan Airbus Helicopters dan Kawasaki Heavy Industries ini dikenal sebagai salah satu model paling modern dan aman di kelasnya.

Helikopter ini dirancang untuk misi kepolisian, layanan medis darurat, hingga transportasi VIP. Pertama kali diperkenalkan di ajang Heli-Expo 2019 di Atlanta, Amerika Serikat, BK117-D3 baru beroperasi pada 2020 setelah mengantongi sertifikat kelayakan terbang dari EASA (European Union Aviation Safety Agency).

Mesin Ganda, Bisa Terbang Meski Satu Bermasalah

BK117-D3 ditenagai dua mesin Arriel 2E, sehingga tetap bisa melanjutkan penerbangan meski salah satunya mengalami gangguan. Dengan bobot lepas landas maksimum 3,8 ton, helikopter ini mampu membawa hingga 9 penumpang dan terbang sekitar 2,5 jam dalam sekali isi bahan bakar.

Secara keseluruhan, armada BK117 mencatat lebih dari 6 juta jam penerbangan dengan rekam jejak keselamatan yang baik.

Memang, model lama sempat tercatat mengalami sejumlah insiden pada 1980-an hingga awal 2000-an. Namun, serangkaian perbaikan desain membuat generasi terbaru BK117-D3 sejauh ini belum pernah mengalami kecelakaan fatal hingga peristiwa Senin (1/9/2025).

Hilang Kontak Setelah 8 Menit Mengudara

Helikopter yang dioperasikan oleh Eastindo itu lepas landas dari Bandara Kotabaru menuju Palangka Raya pukul 08.46 Wita.

Jadwalnya, helikopter akan tiba di Bandara Tjilik Riwut pukul 10.15 Wita. Namun kontak terakhir tercatat hanya delapan menit setelah mengudara, tepatnya pukul 08.54 Wita, melalui Radio VICEF Bandara Kotabaru.

Hingga kini, helikopter tersebut bersama delapan orang di dalamnya masih belum ditemukan. Adapun identitas mereka yakni Capt Haryanto, Eng Hendra, Mark Werren, Yudi Febrian, Andys Rissa Pasulu, Santha Kumar, Claudine Quito, dan Iboy Irfan Rosa.

Tim gabungan dari Basarnas, TNI, Polri, hingga relawan terus menyisir lembah pegunungan sekitar Air Terjun Mandin Damar, Kecamatan Mantewe, Tanah Bumbu. Medan terjal dan cuaca tak menentu membuat pencarian berjalan lambat.

Hingga hari ketiga, belum ada tanda-tanda keberadaan helikopter maupun para penumpangnya. Publik kini menanti dengan cemas, berharap upaya pencarian segera membuahkan hasil. (*)

Editor : Slamet Harmoko
#helikopter #Helikopter BK117 D3 #Helikopter Jatuh dan Terbakar