SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi H. Asan Kotawaringin Timur kembali mendeteksi kemunculan titik panas (hotspot) di wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).
Dari hasil pemantauan dalam 24 jam terakhir, Telaga Antang dan Bukit Santaui menjadi kecamatan dengan dominasi hotspot terbanyak.
Berdasarkan data rekapitulasi BMKG per Minggu, 31 Agustus 2025 pukul 06.00 WIB, tercatat 7 titik panas dengan tingkat kepercayaan menengah.
Adapun rinciannya, Telaga Antang sebanyak 4 titik dan Bukit Santaui 3 titik, sementara titik lain juga terpantau di Bukit Indah, Tumbang Boloi, Tanah Haluan, serta Tumbang Tawan dengan jumlah lebih sedikit.
“Hotspot yang terdeteksi merupakan hasil pantauan satelit NOAA20 dan SNPP dengan tingkat kepercayaan menengah. Kemunculan ini patut diwaspadai karena bisa berkembang menjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) apabila tidak segera diantisipasi,” demikian laporan BMKG Kotim.
Meski terdapat potensi hujan ringan di sejumlah wilayah seperti Bukit Santaui, Telaga Antang, Antang Kalang, Parenggean, Mentaya Hulu, hingga Cempaga Hulu.
BMKG mengingatkan sebagian wilayah Kotim masih berada dalam kategori mudah terbakar hingga sangat mudah terbakar, terutama di daerah yang memiliki lahan gambut luas.
BMKG mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Pemerintah daerah serta pihak terkait juga diminta memperketat patroli lapangan guna mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan yang lebih meluas.(oes)
Editor : Slamet Harmoko