Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

PSU Pilkada Barito Utara Kembali Digelar, Bawaslu RI Pantau Ketat Hingga ke Perbatasan

Slamet Harmoko • Rabu, 6 Agustus 2025 | 17:29 WIB
Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja saat memantau langsung PSU Pilkada Barito Utara Tahun 2024 ke TPS 06 Kelurahan Melayu, Kecamatan Teweh Tengah, Barito Utara, Kalimantan Tengah, Rabu (6/8/2025). (ANTARA)
Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja saat memantau langsung PSU Pilkada Barito Utara Tahun 2024 ke TPS 06 Kelurahan Melayu, Kecamatan Teweh Tengah, Barito Utara, Kalimantan Tengah, Rabu (6/8/2025). (ANTARA)

MUARA TEWEH, radarsampit.jawapos.com – Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI, Rahmat Bagja, memastikan jalannya Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Kabupaten Barito Utara Tahun 2024 berjalan dengan baik dan kondusif.

Hal ini disampaikannya usai memantau langsung proses pemilihan di tiga titik Tempat Pemungutan Suara (TPS), Rabu (6/8/2025).

"Seluruh prosesnya berjalan dengan baik. Tidak ada pemilih yang memaksa masuk di tiga TPS yang kami pantau," ujar Bagja usai kunjungan di rumah jabatan Bupati Barito Utara.

Namun, ia mengungkapkan adanya insiden kecil saat seorang warga terpaksa dipulangkan karena tidak membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP). Meski begitu, Bagja mengapresiasi antusiasme masyarakat, di mana hingga pukul 10.00 WIB, partisipasi pemilih sudah mencapai 50 persen.

"Biasanya angka partisipasi menurun saat PSU, tapi kali ini kami harap bisa tembus di atas 60 persen. Semoga tidak seperti biasanya," harapnya.

Bagja juga memastikan pengamanan di TPS telah sesuai prosedur, dengan kehadiran minimal satu polisi dan satu tentara di setiap TPS untuk menjaga ketertiban.

Tak hanya memantau di wilayah kota, komisioner Bawaslu Kabupaten Barito Utara juga diterjunkan ke TPS-TPS di daerah perbatasan, bahkan sekaligus melaksanakan pencoblosan sebagai warga setempat.

"Ada yang rumahnya tiga jam dari sini. Jadi sekalian mereka awasi dan mencoblos di TPS perbatasan Kalimantan Timur," jelasnya.

Sebelumnya, Gubernur Kalteng Agustiar Sabran bersama Ketua Bawaslu RI dan jajaran Forkopimda melakukan pemantauan PSU melalui udara dengan helikopter.

Rombongan tersebut terdiri dari Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, Pangdam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Jamalulael, Pj Bupati Barito Utara Indra Gunawan, Staf Khusus Kemenko Polkam Letjen TNI (Purn) Yoedhi Swastanto, serta anggota KPU Kalteng, Harmain.

Setelah pemantauan udara, rombongan melanjutkan pemantauan darat ke TPS 22 Kelurahan Lanjas, TPS 07 Kelurahan Melayu, dan TPS 06 Kelurahan Jinggah.

Rangkaian kunjungan diakhiri dengan konferensi daring bersama Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kecamatan se-Barito Utara di rumah jabatan Bupati.

Rahmat Bagja kemudian melanjutkan pemantauan ke TPS 12 Lanjas, TPS 06 Melayu, dan TPS 04 Melayu, di mana ia bertemu dengan anggota KPU RI, Yulianto Sudrajat, untuk kemudian bersama-sama menuju Kantor KPU Barito Utara menggelar rapat evaluasi.

Secara keseluruhan, PSU Pilkada Barito Utara diikuti oleh 114.980 jiwa pemilih tetap yang tersebar di 270 TPS.

Pemilihan kali ini diikuti oleh dua pasangan calon, yakni Shalahuddin-Felix S Tingan (nomor urut 1) dan Jimmy Carter-Inriaty Karawaheni (nomor urut 2).

Sebagaimana diketahui, PSU ini merupakan tindak lanjut dari putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mendiskualifikasi seluruh pasangan calon pada PSU sebelumnya karena terbukti melakukan politik uang.

Selain Barito Utara, PSU juga dilaksanakan serentak di Provinsi Papua dan Kabupaten Boven Digoel, sementara pilkada ulang di Kabupaten Bangka dan Pangkal Pinang akan digelar pada 27 Agustus 2025 mendatang. (ant)

 

Editor : Slamet Harmoko
#PSU Barito Utara #bawaslu ri